Kaimana – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana mendorong pemasaran pupuk kompos produksi Organisasi Pemuda Cenderawasih (OPC) agar dapat dikemas dan dipasarkan secara lebih luas pada 2026.

Langkah ini bagian dari upaya sistematis untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjawab keterbatasan pupuk di daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala DKPP Kaimana, Alexander Furay, secara langsung saat menyerahkan satu unit cultivator mini kepada perwakilan OPC, belum lama ini.

Alexander menegaskan bahwa penguatan kelompok pemuda dan tani menjadi prioritas dalam membangun kemandirian pertanian lokal.

“Melalui pendampingan dan fasilitasi, kami berharap tahun depan pupuk kompos OPC sudah dapat dikemas dengan baik dan dipasarkan secara lebih luas. Hal ini diyakini mampu memenuhi sebagian kebutuhan pupuk di Kabupaten Kaimana,” ujar Alexander.

Sebelum pemberian bantuan alat, DKPP telah melakukan survei dan uji kualitas terhadap produk pupuk kompos yang dihasilkan OPC. Hasil assessment menunjukkan bahwa produk tersebut memenuhi syarat dan layak dikembangkan sebagai produk unggulan lokal yang bernilai ekonomis.

Di tempat yang sama, Fridolin Musmafa, perwakilan Organisasi Pemuda Cenderawasih, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kaimana.

Ia berharap kehadiran OPC tidak hanya membuka lapangan kerja bagi kaum muda, tetapi juga turut berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah.

Dengan dukungan peralatan dan pendampingan berkelanjutan, OPC diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas jangkauan distribusi pupuk kompos.

Inisiatif ini sejalan dengan visi pembangunan pertanian berkelanjutan yang mengedepankan pemanfaatan sumber daya lokal. (windes/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: