Saumlaki — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi menyikapi situasi yang berkembang di beberapa kota di Indonesia. Seruan ini disampaikan Ketua DPD KNPI KKT, Alex Belay, di Saumlaki, Minggu (31/8/2025).
Alex menegaskan bahwa pihaknya mendukung aspirasi aktivis, pemuda, dan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, ia mengingatkan agar aksi dilakukan secara tertib dan menjaga keamanan daerah.
“Pada prinsipnya, kami mendukung teman-teman aktivis dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, tetapi ketertiban dan keamanan harus tetap dijaga,” ujarnya.
Selain itu, Alex mengimbau masyarakat tidak menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian di ruang publik maupun media sosial. Ia yakin pemuda dan mahasiswa memiliki komitmen menjaga Tanimbar tetap damai.
“Saya percaya kita semua ingin daerah ini tetap kondusif,” katanya.
Alex juga meminta aparat TNI-Polri mengedepankan komunikasi persuasif dan menghindari tindakan represif. Ia menilai pola komunikasi yang humanis penting agar aparat tetap berperan sebagai pengayom masyarakat.
“Kami berharap pendekatan yang dilakukan selalu mengutamakan dialog, bukan kekerasan,” tegasnya.
Di sisi lain, Alex mendorong pemerintah daerah berbenah dengan memprioritaskan program penciptaan lapangan kerja. Ia juga menyoroti gaji dan tunjangan DPRD Tanimbar yang dinilai tinggi di tengah kondisi ekonomi lesu.
“Gaji DPRD mencapai Rp40 juta lebih, sementara beban kerja belum maksimal. Ini perlu evaluasi,” ujarnya.
Alex menutup pernyataan dengan mengajak semua pihak membangun ruang dialog bersama tokoh masyarakat, agama, dan pemerintah agar Tanimbar tetap kondusif.
“Mari kita jaga keamanan dan kedamaian demi Tanimbar Maju,” pungkasnya. (bn/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:












Tinggalkan Balasan