Tegal — Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kota Tegal periode 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal, Minggu (11/1/2025) pagi.
Fahman Hidayat didapuk sebagai ketua untuk memimpin roda organisasi alumni tersebut selama lima tahun ke depan.
Usai dilantik, Fahman Hidayat menyampaikan permohonan dukungan kepada seluruh pembina, pengurus, dan alumni agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan optimal serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
“Saya mohon kerja sama dan dukungan dari para pembina serta seluruh alumni. Mudah-mudahan kami dapat bekerja dengan baik, menjaga silaturahmi, dan keberadaan IKA-PMII Kota Tegal semakin diakui,” ujar Fahman.
Perwakilan Pengurus Wilayah IKA-PMII Jawa Tengah, Mukhsin Jamin, menilai PMII dan jaringan alumninya memiliki kekuatan besar jika dikelola secara solid dan terarah.
Ia mengapresiasi terbentuknya kepengurusan IKA-PMII Kota Tegal sebagai bagian dari proses konsolidasi organisasi.
“Atas nama Pengurus Wilayah IKA-PMII Jawa Tengah, kami menyambut baik momentum penting ini. Konsolidasi menjadi sangat penting karena merupakan proses penguatan kelembagaan dengan karakter dan arah yang jelas,” kata Mukhsin.
Ia berharap IKA-PMII dapat menjadi kekuatan yang sinergis, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga provinsi hingga nasional.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan pengurus baru IKA-PMII Kota Tegal.
Ia menegaskan bahwa amanah organisasi bukan sekadar seremonial, melainkan mengandung tanggung jawab besar.
“Amanah yang hari ini disematkan bukan sekadar simbol organisasi, tetapi merupakan tanggung jawab moral, sosial, dan intelektual untuk mengabdikan diri kepada umat, bangsa, dan daerah,” ujar perempuan yang akrab disapa Mba Iin tersebut.
Menurutnya, IKA-PMII merupakan organisasi yang lahir dari tradisi pergerakan, intelektual, serta nilai-nilai keislaman yang moderat dan berwawasan kebangsaan.
Karena itu, alumni PMII memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai dan penggerak perubahan di tengah dinamika pembangunan.
“Para alumni PMII adalah jembatan antara idealisme dan realitas pembangunan,” tambahnya.
Dari tingkat pusat, perwakilan Pengurus Besar IKA-PMII, Nur Nadlifah, turut menyampaikan harapan agar kepengurusan IKA-PMII Kota Tegal dapat terus berkembang dan memberi manfaat luas.
“Pengurus baru semoga langkah awal yang keren ini menjadi pondasi kuat bagi generasi penerus. Mari bergerak bersama dengan arah yang telah disepakati dan berkomitmen menjalankannya,” ujar Nur Nadlifah.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa bakti kepengurusan IKA-PMII Kota Tegal periode 2025–2030, dengan harapan mampu memperkuat peran alumni PMII dalam pembangunan daerah dan pengabdian kepada masyarakat. (ns/pr)
















Tinggalkan Balasan