Fakfak – Kabupaten Fakfak menempati peringkat ke-4 dalam kinerja pelaporan konvergensi penanganan stunting se-Provinsi Papua Barat pada 2024. Puskesmas Degen menjadi perwakilan terbaik dari Fakfak dalam pelaporan tersebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Fakfak, Sulaeman Uswanas, saat membacakan paparan Bupati dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Musrenbang Otonomi Khusus (Otsus) di Gedung Winder Tuare, Kamis (15/5/2025).

“Prestasi ini patut diapresiasi dan menjadi perhatian pemerintah kabupaten. Kami akan meningkatkan sinergi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memperbaiki kinerja penanganan dan pelaporan stunting pada 2025-2026,” tegas Uswanas.

Ia mengajak seluruh OPD, lembaga, dan masyarakat berkolaborasi mewujudkan visi Fakfak Membara: mandiri, sejahtera, aman, dan berdaya saing. Salah satu fokusnya adalah pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal, pelayanan publik berbasis teknologi, serta tata kelola pemerintahan yang baik (good local governance).

“Dalam menyusun RKPD 2026, seluruh pihak harus berpikiran terbuka, visioner, dan inovatif. Pembangunan lintas sektor harus terukur dan terintegrasi,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan diskusi, termasuk dalam Musrenbang RKPD dan Otsus 2025, untuk mencapai target pembangunan daerah. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: