Manokwari – Dalam Rapat Kerja Kepala Daerah se-Papua Barat 2025 yang digelar di Manokwari baru-baru ini, Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, mengajukan usulan pembangunan jalan penghubung dari Kota Fakfak menuju Distrik Weri hingga Karas, wilayah pesisir selatan Kabupaten Fakfak.
Usulan ini disampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai sangat tidak memadai dan menghambat mobilitas masyarakat.
Bupati menyampaikan, saat ini akses darat menuju kedua distrik tersebut belum layak digunakan, sehingga warga hanya dapat mengandalkan jalur laut yang sangat bergantung pada faktor cuaca.
“Selama ini masyarakat di Weri dan Karas hanya bisa menggunakan transportasi laut yang tidak selalu dapat diandalkan, terutama saat cuaca buruk. Pembangunan jalan darat menjadi solusi jangka panjang yang sangat mendesak,” ujar Bupati Samaun Dahlan.
Rencana pembangunan tersebut mencakup ruas jalan sepanjang kurang lebih 76 kilometer, yang akan menghubungkan Distrik Weri dengan Nusalasi Karas.
Bupati berharap proyek ini dapat direalisasikan secara bertahap selama lima tahun ke depan melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Pembangunan infrastruktur ini dinilai strategis untuk membuka isolasi wilayah, mempercepat arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah pesisir selatan yang selama ini masih tertinggal.
“Dengan akses darat yang layak, potensi sumber daya alam dan sektor perikanan di wilayah tersebut dapat dikembangkan lebih optimal,” tambahnya.
Usulan ini mendapat tanggapan positif dari jajaran pemerintah provinsi, dan akan masuk dalam kajian prioritas pembangunan daerah untuk tahun-tahun mendatang. (st/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan