Saumlaki – Sepanjang jalan darat yang menghubungkan Saumlaki, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dengan Larat, Kecamatan Tanimbar Utara, tampak beberapa pos penjualan bahan bakar kendaraan bermotor seperti Pertashop berdiri di sisi jalan.

Namun, sangat disayangkan, sebagian besar dari fasilitas tersebut kini tidak lagi beroperasi. Seperti yang terlihat pada salah satu Pertashop di kawasan ini, bangunan tampak tertutup rapat, area sekitarnya ditumbuhi rumput liar, dan tidak ada aktivitas yang menunjukkan adanya pelayanan bagi masyarakat.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan warga, apa yang menjadi penyebab terbengkalainya fasilitas yang sebelumnya diharapkan bisa mendekatkan layanan energi ke masyarakat pedesaan ini?

“Sepanjang jalan darat Saumlaki Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar ke Larat Kecamatam Tanimbar Utara, Kabupaten Kepualuan Tanimbar kita temukan keberadaan pos penjualan bahan bakar kendaraan bermotor seperti ini,” ujar Ronald Helweldery tulis di dinding beranda facebooknya setelah melintas jalur darat Trans Yamdena dari Saumlaki ke Larat.

“Tapi sayangnya semua tidak beroperasi lagi sudah sekian lama ini. Entah apa penyebab atau kondisi yg menyebabkan terbengkalainya?,” tambah Ronald Helweldery.

Belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait mengenai alasan penghentian operasional. Padahal, keberadaan Pertashop semacam ini sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya di daerah yang jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) utama.

Sejumlah warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah maupun Pertamina sebagai mitra penyedia layanan, untuk memastikan agar fasilitas tersebut kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

(Reporter/Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: