Kaimana — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta Tenaga Kerja Kabupaten Kaimana, La Bania, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyelenggaraan penanaman modal yang dilaksanakan oleh Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim, dan Promosi Penanaman Modal.
Dalam sambutannya, La Bania menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan melalui FGD yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari tersebut. Ia berharap forum ini mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan unsur masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif untuk menyatukan pandangan dan kepentingan dalam mendorong investasi di Kabupaten Kaimana,” ujar La Bania.
Menurut dia, FGD menjadi forum strategis untuk menggali saran, masukan, serta gagasan dari berbagai pihak guna merumuskan kebijakan penanaman modal yang lebih komprehensif dan selaras dengan kebutuhan serta potensi daerah.
La Bania juga menekankan agar hasil FGD tidak berhenti pada aspek administratif semata, melainkan mampu melahirkan regulasi yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Regulasi yang baik harus memberi manfaat langsung dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, melalui FGD ini diharapkan dapat disusun rancangan umum penanaman modal Kabupaten Kaimana yang menjadi referensi penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan investasi ke depan.
Kegiatan FGD tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan realisasi penanaman modal di Kabupaten Kaimana. (windes/pr)












Tinggalkan Balasan