Ambon — Pemerintah Provinsi Maluku terus mendorong masuknya investasi di berbagai sektor strategis, seperti perikanan, kelautan, pariwisata, dan perkebunan.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membuka diri dan memberikan dukungan terhadap berbagai rencana investasi yang akan masuk ke wilayah tersebut.

Menurut Lewerissa, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan investasi di Maluku.

Ia menegaskan, berbagai proyek strategis yang akan dikembangkan membutuhkan keterlibatan masyarakat, terutama terkait penyediaan lahan serta dukungan terhadap pembangunan infrastruktur penunjang.

Dalam waktu dekat, sejumlah proyek besar direncanakan mulai berjalan, di antaranya pengembangan Blok Masela dan pembangunan Maluku Integrated Port (MIP).

Selain itu, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) juga direncanakan masuk untuk mengembangkan investasi perkebunan kelapa dalam dan pala di Kabupaten Maluku Tengah.

 Proyek-proyek tersebut diproyeksikan membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lewerissa menambahkan, masuknya investasi juga akan diikuti dengan pembangunan jalan baru maupun peningkatan kualitas infrastruktur yang sudah ada.

Karena itu, partisipasi masyarakat, khususnya para pemilik lahan, sangat dibutuhkan agar proses pembangunan tidak mengalami hambatan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan penyangga sebagai sumber resapan air yang menjadi bagian penting dari keberlanjutan kawasan investasi.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah guna menciptakan iklim investasi yang sehat.

Menurutnya, upaya menarik investasi merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan di Maluku, sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam program Sapta Cipta Lawamena menuju Indonesia Emas 2045. (at/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: