Fakfak — Muntadzirch, guru Pendidikan Agama Islam di SD Inpres II Wagom, Kabupaten FakfakMuntadzirch, guru Pendidikan Agama Islam di SD Inpres II Wagom, Kabupaten Fakfak menyampaikan apresiasi mendalam atas kesempatan mengikuti Program Pengimbasan Training of Trainer (TOT) Pengajar Al-Qur’an Bahasa Isyarat Tahun 2025.

Ia menjadi salah satu peserta yang memperoleh pelatihan untuk memperkuat kemampuan mengajar bagi siswa penyandang disabilitas sensorik.

Dalam penyampaiannya, Muntadzirch mengatakan pelatihan ini sangat berarti karena membuka ruang baru bagi guru untuk meningkatkan kompetensi.

“Bismillahirrahmanirrahim, saya bersyukur dapat mengikuti TOT Pengajar Al-Qur’an Bahasa Isyarat 2025. Pelatihan ini memberi kami keterampilan penting untuk mengajar lebih efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemampuan bahasa isyarat yang diajarkan membuat proses komunikasi di kelas menjadi jauh lebih mudah dan inklusif.

“Terima kasih kepada penyelenggara. Kami yang selama ini mendampingi siswa disabilitas akhirnya mendapat bekal keterampilan yang tepat sehingga pembelajaran bisa lebih baik,” tuturnya.

Muntadzirch berharap pelatihan tersebut dapat terus digelar dan menjangkau lebih banyak guru, agar pendidikan agama di sekolah makin inklusif dan dapat diakses seluruh siswa tanpa terkecuali.

Reporter/Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: