Fakfak – Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom Hadiri Kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Monitoring Evaluasi Dan Pelaporan Pembangunan (SIMONEL) Oleh Tim SIMONEL Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Bandung Di Kabupaten Fakfak, di Winder Tuare Rabu (29/5/2024) Siang.
Tujuan Simonel ini adalah upaya melakukan monitoring dan evaluasi secara terpadu terhadap pelaksanaan program di lingkup pemerintahan dan merupakan suatu kebutuhan serta merupakan upaya strategis yang sangat menentukan keberhasilan program dengan memfokuskan pada efisiensi, efektifitas dan dampak yang dirasakan (impact).
Dalam acara itu, Wakil Bupati Yohana Dina Hindom menyerahkan cenderamata sebuah plakat kepada Asisten II Administrasi Pembangunan Setda Kota Bandung begitu juga sebaliknya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yohana Dina Hindom menyampaikan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada bapak Asisten II Bidang Perekonomian Dan Pembangunan Kota Bandung beserta rombongan di Kabupaten Fakfak dalam rangka sosialisasi aplikasi sistem informasi manajemen monitoring evaluasi dan laporan pembangunan (Simonel).
Wakil Bupati Yohana Hindom berharap hubungan kerjasama antara Pemerintah Kota Bandung dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak dapat menghasilkan ide, gagasan serta pengalaman baru serta menjadi contoh tersendiri bagi Kabupaten Fakfak untuk dapat melakukan studi tiru terhadap apa yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kandung.
“Karna Kota Bandung telah mampu menunjukkan berbagai perubahan dan inovasi dalam tata kelola Pemerintahan serta pelayanan yang baik kepada masyarakat,” kata Wakil Bupati Yohana Hindom.
Selain itu, Wakil Bupati juga sebut dapat memberi peluang untuk mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang terbuka partisipatif, inovatif dan akuntabel, meningkatkan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam melaksanakan urusan dan tugas pemerintahan untuk mencapai tujuan bersama, meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat luas, sehingga menekan tingkat penyalagunaan kewenangan dalam bentuk kolusi, korupsi dan nepotisme melalui penerapan sisten pengawasa dan pengaduan masyarakat berbasis elektronik.
“Saya berharap pelaksanaan monitoring ini menghasilkan informasi tentang kondisi riil pembangunan dimasyarakat yang dapat dijadikan bahan masukan dan dasar pengambilan keputusan atau kebijakan tentang program dan kegiatan di tahun anggaran berikutnya, sehingga program dan kegiatan pembangunan kedepannya sudah sesuai dengan dokumen perencanaan dan kebutuhan masyarakat,” pinta Wakil Bupati Yohana Hindom. (rls/pr)





Tinggalkan Balasan