Fakfak – Pentakosta merupakan hari ke-50, Pentakosta pun dirayakan pada hari ke-10 setelah kenaikkan Tuhan Yesus.
Pentakosta dirayakan untuk memperingati turunnya Roh Kudus kepada Murid-murid Yesus sebelum terangkat ke Sorga.
Roh Kudus hadir dengan tanda-tanda yang dapat di lihat, dirasakan yaitu tiupan angin, Lidah-lidah seperti Nyala Api.
Kehadiran Roh Kudus juga menyebabkan Murid-murid dapat berkata-kata dengan berbagai bahasa.
Kehadiran Roh Kudus menyebabkan ada keberanian Petrus bersama Yohanes Berkhotbah di Serambi Salomo tentang Yesus kepada semua Orang.
“Apa Makna Kehadiran Roh Kudus bagi Kita hari ini?,” ujar Pdt Sarah Motowy, Sm.Th dalam khotbahnya pada Ibadah Pentakosta di Gereja Kristen Injli (GKI) Jemaat Imanuel Fakfak, Papua Barat, Minggu (19/5/2024) pagi.
Pdt Sarah Motowy dalam Khotbahny terambil dari Kitab Suci (Alkitab) Kisah Para Rasul 2 : 1-40 mengusung tema “Roh Kudus Allah dan Pemberitaan”
Makna kehadiran Roh Kudus, menurut Pdt Sarah Motowy, yaitu hehadiran Roh Kudus seperti Angin dan Lidah.
“Lidah Api menunjukkan bahwa Roh Kudus akan memberikan kuasa, dorongan dan semangat kepada orang percaya untuk berani bersaksi tentang Tuhan Yesus.,” ujarnya.
Kehadiran Roh Kudus juga, menurut Pdt Sarah Motowy, bahwa memberikan motivasi untuk menghilangkan perasaan keterbatasan dan ketakutan dalam bersaksi bagi Tuhan.
“Kehadiran Roh Kudus memperbaharui dan mempersatukan kita semua dari berbagai suku bangsa dan bahasa menjadi satu kekuatan besar untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan,” ujarnya lagi.
Bahkan, kata Pdt Sarah Motowy, bahwa bukti kehadiran Roh Kudus dalam Persekutuan Ibadah Jemaat adalah seluruh umat Tuhan dapat bernyanyi dengan berbagai bahasa ketika Ibadah Etnis berlangsung setiap Bulan.
“Kiranya kehadiran Roh Kudus menolong kita untuk bersaksi sampai Tuhan datang kembali. Karena itu jangan takut sebab Tuhan senantiasa memberkati kita,” tandasnya.
Diakhir Khotbahnya, Pdt Sarah Motowy menyampaikan selamat memperingati Hari Pentakosta 2024, Bersaksi Sampai Tuhan Datang.
Diketahui, Pentekosta, yang berarti “lima puluh” Perayaan ini jatuh pada hari ke-50 setelah Paskah, mengikuti kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.
Pada Perayaan Hari Raya Pentakosta ini, umat Kristiani mengenal tentang peristiwa turunnya Roh Kudus kepada Para Rasul. (pr)















Tinggalkan Balasan