Fakfak – Pendeta FD. Maspaitella, S.Si., M.M memimpin ibadah Minggu subuh di Gereja Kristen Injili (GKI) Imanuel Fakfak, Minggu (19/4/2026).
Ibadah yang berlangsung khidmat itu diikuti puluhan jemaat dalam suasana perayaan Paskah.
Dalam khotbahnya, Maspaitella mengangkat tema “Kebangkitan Kristus dan Kasih Karunia Allah” yang diambil dari Efesus 2:1-10.
Ia menegaskan kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar peristiwa masa lalu, melainkan kuasa yang terus mengubah kehidupan orang percaya hingga saat ini.
“Paskah membawa manusia dari kematian kepada kehidupan, dari kegelapan kepada terang, serta dari keputusasaan kepada pengharapan,” ujarnya.
Ia mengingatkan jemaat agar tidak memandang keselamatan sebagai hasil usaha manusia.
Menurutnya, firman Tuhan dalam surat Rasul Paulus menegaskan bahwa manusia secara rohani tidak mampu menyelamatkan diri sendiri karena hidup dalam dosa.
Oleh sebab itu, keselamatan sepenuhnya merupakan anugerah Allah.
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,” kata Maspaitella mengutip ayat Alkitab.
Lebih lanjut, ia menjelaskan perbuatan baik bukan syarat untuk memperoleh keselamatan, melainkan buah dari keselamatan itu sendiri.
Orang percaya, kata Maspaitella, dipanggil untuk melakukan kebaikan sebagai wujud syukur atas anugerah yang telah diterima.
Hal ini sejalan dengan pesan dalam Efesus 2:10 bahwa manusia diciptakan dalam Kristus untuk melakukan pekerjaan baik yang telah dipersiapkan Allah sebelumnya.
Maspaitella juga mengajak jemaat untuk hidup dalam kerendahan hati, penuh syukur, serta menjadi saluran kasih bagi sesama.
Ia menekankan, kasih karunia bukan alasan untuk hidup sembarangan, melainkan kekuatan untuk menjalani hidup benar di hadapan Tuhan.
“Kita diselamatkan bukan karena kita layak, tetapi karena Tuhan mengasihi kita,” tuturnya.
Ibadah ditutup dengan ajakan untuk memaknai Kidung Jemaat Nomor 27 “Meski Tak Layak Diriku” sebagai ungkapan iman dan syukur atas kasih karunia Tuhan dalam kehidupan setiap orang percaya. (salmon teriraun)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan