Fakfak – Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Imanuel Fakfak dengan penuh khidmat melaksanakan ibadah Paskah pada Minggu (20/4/2025), Pukul 06.00 WIT merayakan kebangkitan Yesus Kristus sebagai inti dari iman Kristiani.

Ibadah yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita ini dipimpin Pendeta Frangki Paksoal, S.Th.

Dalam khotbahnya, Pendeta Frangki mengangkat firman Tuhan dari Injil Matius 28:1-10, yang mengisahkan peristiwa kebangkitan Kristus.

“Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat, sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan menggulingkan batu dari pintu kubur, lalu duduk di atasnya,” kata Pendeta Frangki.

Ia menekankan, kebangkitan Kristus merupakan pernyataan kasih Allah yang sempurna, membawa harapan baru bagi setiap orang percaya.

“Yesus telah bangkit. Inilah kabar sukacita yang menjadi dasar iman kita. Tidak ada lagi yang perlu ditakutkan, sebab kemenangan-Nya atas maut adalah kemenangan bagi kita semua,” ujar Pendeta Frangki.

Dalam khotbahnya, ia juga mengajak jemaat untuk menjadi saksi kebangkitan Kristus dan memperbarui hidup sebagai wujud syukur atas kasih karunia Allah.

“Melalui kebangkitan ini, hidup kita diperbaharui. Maka sebagai orang percaya, kita pun diajak untuk terus terlibat aktif dalam persekutuan ibadah, baik di unsur pelayanan maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Pendeta Frangki mengajak jemaat agar di manapun berada, mereka menjadi terang dan saksi.

“Kristus telah bangkit, maka kita pun bangkit bersama-Nya. Di mana kita berada, di situ kita bersinar dan bersaksi,” pungkasnya.

Puji-pujian menggema penuh semangat dalam ibadah Paskah, sebagai bentuk ungkapan syukur atas karya keselamatan Tuhan. Momen Paskah ini kembali mempererat kebersamaan dan iman jemaat di tengah tantangan kehidupan. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: