Jakarta — Pemerintah Kabupaten Kaimana kembali mencatat prestasi di tingkat nasional dengan terpilih sebagai salah satu Kabupaten Terinovatif di Papua dalam ajang Innovation Government Award (IGA) 2025.

Penghargaan ini menegaskan komitmen Kaimana dalam menghadirkan terobosan pelayanan publik yang efektif dan berdampak bagi masyarakat.

Bupati Kaimana, Hasan Achmad, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bentuk konsistensi pembangunan inovatif yang telah berjalan beberapa tahun terakhir.

Sejak pertama kali mengikuti IGA pada 2023, Kaimana terus memperkuat tradisi inovasi di berbagai sektor pelayanan dasar.

“Dari tahun ke tahun inovasi terus kami lakukan. Ini bukan penghargaan pertama, karena sebelumnya kami juga pernah menerima penghargaan serupa,” ujar Hasan di Jakarta, usai menerima anugerah tersebut.

Hasan menjelaskan, dua inovasi utama yang mendorong keberhasilan Kaimana pada IGA 2025 berasal dari sektor kesehatan dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Keduanya dinilai memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas layanan publik bagi warga.

Di bidang kesehatan, Pemkab Kaimana mengembangkan program yang menekankan pola hidup sehat melalui olahraga, edukasi kesehatan, dan pemanfaatan obat tradisional.

Upaya ini dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kondisi tubuh secara mandiri.

Adapun pada sektor PAD, Pemkab Kaimana menghadirkan sistem pembayaran pajak secara digital, yang memudahkan masyarakat dalam bertransaksi sekaligus meningkatkan transparansi.

“Kami mendatangi masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya membayar pajak. Kini layanan pembayaran dapat dilakukan secara online,” kata Hasan.

Ia berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus berinovasi, khususnya dalam urusan wajib pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.

“Insya Allah, kami akan terus berinovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tutupnya.

Sebagai informasi, Pemkab Kaimana telah meraih penghargaan IGA dalam dua edisi penyelenggaraan terakhir, bersama sejumlah daerah lain di Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi pemerintahan yang berkelanjutan dan berdampak nyata. (windes/pr)