Kaimana – Pemerintah Kabupaten Kaimana berkomitmen memperkuat pembangunan ekonomi berbasis wilayah. Tahun 2026 ditetapkan sebagai momentum untuk melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat distrik.
Langkah ini dinilai strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan membuka ruang investasi yang lebih terarah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) Kaimana, La Bania, menyatakan pemerintah tengah menyusun pemetaan potensi unggulan di setiap distrik.
Pemetaan tersebut mencakup sumber daya alam, peluang industri berbasis komunitas, hingga sektor-sektor yang berpeluang dikembangkan melalui investasi swasta.
“Kita berharap pada 2026, distrik-distrik bisa bergerak sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Kita akan identifikasi potensi unggulan dan mendorong investasi yang benar-benar siap, jelas, dan memenuhi syarat,” ujar La Bania ketika ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.
Menurutnya, pengembangan distrik sebagai pusat ekonomi baru akan menjadi pilar penting untuk mendorong aktivitas usaha masyarakat, memperkuat struktur ekonomi daerah, serta memaksimalkan pemanfaatan potensi lokal secara bertanggung jawab.
“Yang paling penting, semua investasi harus membawa dampak positif bagi daerah sekaligus melindungi kepentingan masyarakat,” tegas La Bania. (windes/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:






Tinggalkan Balasan