Ambon – Kapal Motor (KM) Mutiara Prima 2 tenggelam di perairan antara Kepulauan Kei dan Tanimbar, Maluku, Rabu (19/6/2025).

Dari 20 anak buah kapal (ABK), 19 berhasil diselamatkan, sementara satu orang Wawan masih dinyatakan hilang.

Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon, Ramli, melaporkan insiden itu kepada Basarnas Ambon pukul 19.40 WIT, Rabu malam.

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah, mengonfirmasi kecelakaan tersebut dan menyatakan operasi pencarian telah berlangsung hingga hari kedua.

Berdasarkan kronologi, KM Mutiara Prima 2 berangkat dari PPN Ambon pada 15 Juni pukul 18.00 WIT menuju perairan Dobo, Kepulauan Aru. Namun, empat hari kemudian, kapal terbalik setelah kemasukan air akibat cuaca buruk.

“19 ABK dievakuasi oleh KM Mutiara Prima 1 dan 3. Satu korban masih dicari. Pencarian hari pertama belum membuahkan hasil,” kata Arafah.

Tim SAR gabungan melibatkan Pos SAR Tual, Bakamla, Polair Tual, dan TNI AL menyisir radius 15 mil laut dari Desa Danar. Pencarian dihentikan sementara pukul 15.00 WIT dan dilanjutkan keesokan hari. Operasi didukung satu kapal RIB, empat long boat, serta dua kapal dari grup Mutiara Prima.

Cuaca buruk menjadi kendala utama. Perairan dilaporkan berhujan ringan dengan angin barat daya 30 knot dan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter.

“Pencarian diperluas pada 21 Juni sesuai koordinat baru,” tambah Arafah.

Insiden ini kembali menyingkap kerentanan keselamatan kapal kecil di Maluku yang kerap dilanda badai. Pencarian Wawan terus dilakukan. (ae/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: