Fakfak – Kejaksaan Negeri (Kejari) Fakfak musnahkan barang bukti perkara tindak pidana, di halaman Kantor Kejari setempat, Jumat (1/12/2023).

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti perkara tindak pidana umum dan tindak pidana khusus, yang telah inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap diputus Pengadilan Negeri Fakfak.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Fakfak, Nixon Nikolaus Nilla Mahuse, S.H, M.H mengatakan, pemusnahan Barang Bukti merupakan komitmen Kejaksaan dalam penegakan hukum.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti merupakan tindak lanjut dari tugas kewenangan jaksa sebagai eksekutor dalam tindak pidana untuk melakukan eksekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkracht van Gewijsde),” kata Kajari Nixon Nikolaus.

Memurutnya, pemusnahan barang bukti dilaksanakan secara berkala agar tidak ada penyalahgunaan barang bukti oleh oknum-oknum tertentu sekaligus memberikan efek jera terhadap pelaku tindak kejahatan.

“Barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini berjumlah 15 perkara tindak pidana umum,” ujar Kajari Nixon Nikolaus.

Lima belas perkara tindak pidana itu, sebut Kajari, yakni tiga Perkara Narkotika, tiga Perkara Miras tiga Perkara Judi/Togel, dua Perkara Penganiayaan, satu Perkara Pencurian.

“Satu Perkara Kekerasan Seksual, 1 Perkara Kosmetik ilegal dan satu Perkara informasi dan transaksi Elektronik yang telah berkekuatan Hukum tetap (Inkracht) Periode Bulan Juli hingga November Tahun 2023,” beber Kajari Nixon Nikolaus.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan, sambung Kajari sesuai dengan Amar Putusannya antara lain, Miras Jenis Sopi sebanyak 165 liter (3 Perkara).

“Ada juga Narkotika Jenis Ganja sebanyak 71,1 Gram (3 Perkara), Kosmetik llegal sebanyak 102 Pes buah (1Perkara),” ungkapnya.

Selain itu, barang bukti lainnya berupa senjata tajam jenis Parang, rekapan Shio, Flashdisk, jaket sweter, drum, bambu, kayu balok yang menjadi barang bukti dalam Perkara Judi Togel, penganiayaan, dan perkara kekerasan seksual.

Pantauan media ini, pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara, untuk Narkotika jenis Ganja, rekapan shio/togel, jaket sweter, Flahdisk, bambu, kayu balok dilakukan dengan Cara dibakar.

Sedangkan untuk barang bukti Miras jenis Sopi ditumpahkan Kedalam selokan dan Kosmetik llegal dilarutkan dalam air Sehingga Barang Bukti tersebut tidak dapat digunakan kembali.

Pemusnahan barang bukti oleh Kajari Fakfak, mewakili Kasat Narkoba Polres Fakfak, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Lapas, Bea Cukai, mewakili Dandim dan mewakili Kepala DInas Kesehatan, setelah itu dilanjutkan dengan penandatangan berita acara dan foto bersama. (pr)