Saumlaki — Hari kedua Lomba Tnabar Fanewa yang berlangsung di Taman Kota Saumlaki, Rabu (25/9/2025), menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus pelestarian budaya masyarakat Kepulauan Tanimbar.
Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.K.M., hadir sebagai juri dalam perlombaan tarian tradisional tersebut.
Lomba ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Tanimbar Maju.”
Sejumlah regu tari dari berbagai kecamatan turut berpartisipasi, di antaranya Kecamatan Wuarlabobar, Kecamatan Tanimbar Utara, Kecamatan Nirunmas, dan Kecamatan Wertamria.
Dengan melibatkan delapan dari sepuluh kecamatan di kabupaten, lomba ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.
Suasana semakin semarak dengan penampilan musik dari generasi Tanimbar, termasuk grup Ukulele Maranatha Saumlaki. Kehadiran pelaku UMKM yang menjajakan aneka kuliner khas di sepanjang area Taman Kota Saumlaki juga menambah daya tarik acara.
Tnabar Fanewa dikenal sebagai tarian tradisional Tanimbar yang sarat makna ritual dan menjadi simbol kebesaran masyarakat setempat.
Para peserta tampil mengenakan busana adat berupa kain tenun khas Tanimbar, memperlihatkan kekayaan warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Lomba Tnabar Fanewa bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan juga langkah nyata dalam melestarikan budaya.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebanggaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga tradisi.
“Melalui lomba ini, kita tidak hanya menampilkan tarian, tetapi juga menghidupkan kembali identitas budaya Tanimbar yang penuh nilai luhur,” ujar Wakil Bupati Juliana. (red)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:





Tinggalkan Balasan