Fakfak – “Mati suri”. Barangkali ini frasa yang tepat untuk menggambarkan keadaan Cabor (Cabang Olahraga Atletik) nomor lari di Kabupaten Fakfak.
Tak sepopuler sepak bola dan futsal, namun Cabor atletik, nomor lari telah mengharumkan nama Kabupaten Fakfak di kancah Nasional, Asean maupun Asia lewat pembinaan berjenjang tingkat Daerah.
Nama-nama seperti, Yolanda Worsiware, Florida Salampessy, Andy Way, Budi Bauw, Yerimias Kambu, Samalan Mauw, Boby Manuhutu adalah nama – nama yang telah mengharumkan nama Kabupaten Fakfak pada setiap event lari.
Hingga saat ini belum ada yang meneruskan tongkat estafet kejayaan Cabor atletik, nomor lari di kota seribu tanjakan ini. Jika pun ada, sering terhenti pada pembinaan usia dini.
“Kalau mau dilihat, Kabupaten Fakfak memiliki potensi di Cabang Olahraga Atletik, nomor lari. Saat ini yang dibutuhkan pembinaan berkelanjutan, “ ungkap Samalan Mauw, mantan atlet lari nomor 100 meter dan 400 meter putra, saat dihubungi media ini, Kamis (03/10/2024)
Alan, sebutan akrabnya, menutur, geliat Cabor atletik nomor lari, mengalami stagnasi selama 1 dekade, ini dikerenakan masalah program kerja.
“Program kerja yang merujuk pada pembinaan yang belum jelas mau kemana, “ungkapnya.
Tidak hanya progam kerja, sarana dan prasarana latihan serta dana pembinaan juga menjadi penghambat.
“Ketika sudah masuk Pusat Pendidikan Dan Latihan Olahraga Pelajar (Daerah) atau PPLP(D), kita perlu sarana penunjang untuk meningkatkan kemampuan. Dan untuk dana pembinaan, butuh berkorban. Kadang, saya swadaya,“ jelas Alan.
Menyoal status Cabor atletik termasuk nomor lari di PPLP(D), Ia mengatakan bahwa, saat ini status Cabor atletik hanya untuk latihan dasar guna perisapan lomba usia dini.
“Cabor atletik hanya untuk latihan dasar guna perisapan lomba usia dini termasuk nomor lari,” kata Alan.
Alan berharap, potensi atlet yang ada di Cabor atletik khususnya nomor lari, harus bisa dibina melalui dukungan Pemerintah Daerah agar bisa berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Fakfak.
“Saya harap ada dukungan dari Pemerintah Daerah agar potensi atlet yang ada di Cabor atletik khususnya nomor lari, bisa dibina,” tutup Alan, sosok pelatih yang saat ini telah memiliki lisensi kepelatihan atletik. (jm/pr)















Tinggalkan Balasan