Manokwari — Pemilik usaha kopi lokal, Melanesian Beach Coffee, resmi menerima sertifikat merek dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan hukum atas usaha yang dirintisnya.
Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Sahata Marlen Situngkir, dan diterima perwakilan usaha, Adris Bombing Woriso, dalam acara yang berlangsung di Ruang Rapat Kanwil Kemenkum Papua Barat, Senin (2/3/2026).
Dalam sambutannya, Marlen menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai fondasi penguatan bisnis.
Menurut dia, legalitas merek bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen strategis untuk melindungi identitas usaha di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“Dengan adanya sertifikat ini, kami berharap usaha tersebut semakin maju dan dikenal luas. Kami juga mendorong pelaku UMKM di Papua Barat untuk memanfaatkan layanan pendaftaran kekayaan intelektual sebagai bagian dari penguatan dan perlindungan usaha,” ujar Marlen.
Ia menambahkan, kesadaran hukum di kalangan pelaku UMKM perlu terus ditingkatkan agar produk lokal memiliki daya saing sekaligus kepastian hukum dalam pengembangannya.
Sementara itu, Adris Bombing Woriso mengungkapkan, keputusan mendaftarkan merek dilatarbelakangi pengalaman sejumlah pengusaha yang menghadapi persoalan hukum akibat tidak memiliki perlindungan merek.
Menurut dia, merek memiliki peran strategis dalam membangun identitas dan reputasi usaha. “Kami belajar dari pengalaman yang ada.
Legalitas memberikan kekuatan hukum sehingga usaha bisa dikembangkan ke depan dengan lebih baik dan lebih percaya diri,” katanya.
Adris berharap langkah yang diambil Melanesian Beach Coffee dapat menjadi contoh bagi pelaku UMKM lain di Papua Barat untuk segera mendaftarkan merek atau brand usahanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Adelchandra, serta Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Achmad Djunaidi.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi momentum penguatan UMKM berbasis legalitas di Papua Barat. (jw/pr)
Melanesian Beach Coffee Raih Sertifikat, UMKM Didorong Bangkit
















Tinggalkan Balasan