Saimlaki – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar periode 2024-2029, Melkianus Sairdekut dan Kelivin Keliduan (MK) “MANYALA KK”, berkomitmen jadikan generasi Tanimbar kedepan lebih hebat dari pasangan calonon nomor 2 ini (Melkianus dan Kelvin).
Penegasan ini disampaikan Kelvin Keliduan pada saat kampanye terbatas di Desa Llngei, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Nakuku, Senin (14/10/2024).
“Saya dan Kaka Eki (sapaan akrab Saidekut), bila atas restu Tuhan, pertolongan leluhur dan dipilih oleh masyarakat Tanimbar dari ujung pulau Selaru hingga Molo Maru tanggal 27 November 2024, kami berdua berkomitmen menjadikan generasi Tanimbar kedepan lebih hebat dari Melkianus dan Kelvin,” ujar Keliduan.
Kelvin mengakui lantaran pekerjaan dan pengabdian ini membuat putera-putera terbaik Tanimbar ini, berani meninggalkan ZONA NYAMAN, kehidupan kami berdua di Ambon dan Jakarta, untuk memperbaiki masa depan generasi berikut di Bumi Duan Lolat, dari ujung Molo Maru sampai pulau Selaru, menjadi orang-orang besar dan hebat-hebat.
“Sewaktu kecil, saya dipesan oleh ayah dan ibu, sekolah sebaik-baiknya dan setinggi-tingginya. Sebab dengan pendidikan yang baik, ilmu pengetahuan yang dipelajari akan berguna dan menjadi berkat bagi sesama anak Tanimbar,” ungkap Kelvin mengingat pesan orang tuanya.
Tidak mudah bagi seorang anak muda usia 32 tahun, kata Kelvin, berkontestasi dalam perhelatan politik sekelas Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di Tanimbar.
“Dengan doa dan pergumulan tulus kepada Tuhan dan leluhur, kaka Eki dan saya, Kelvin Keliduan dikuatkan untuk menjalani. proses politik ini,” kata Kelvin.
Kelvin berpesan, jaga Desa Llngei dan Tanimbar dengan baik. Jangan sampai Ilngei dan Bumi Duan Lolat jatuh ke tangan yang salah, ketika salah pilih pada tanggal 27 November 2024.
“Yakinlah bahwa, Tuhan dan leluhur sudah mengatur perjalanan Sairdekut dan Keliduan dalam Pilkada Bupati dan Wakil Bupati periode 2024-2029 ini,” pesan Kelvin.
Sambung Kelvin, bila ada yang datang minta dan kumpul KTP masyarakat pemilih di Desa Llngei, rekam dan ambil bukti untuk segara lapor ke Panwas bahkan Bawaslu.
“Katakan kepada yang kumpul KTP, masa depan kami orang Ilngei dan anak cucu kami lebih penting dari politik transaksional yang dikasi hari ini,” pesan Kelvin. (bn/pr)





Tinggalkan Balasan