Fakfak — Kepedulian terhadap kehidupan para pelayan Tuhan menjadi inti pesan rohani dalam ibadah Minggu Jemaat GKI Imanuel Fakfak, yang berlangsung khidmat pada Minggu subuh (20/7/2025).
Ibadah dipimpin Vikaris Yohana Yekwan, S.Si., yang membawakan khotbah berdasarkan tema sentral Sinode GKI di Tanah Papua: “Jaminan Hidup untuk Para Imam dan Orang-Orang Lewi”.
Tema ini bersumber dari Nehemia 12:44–47, yang menyoroti pentingnya peran umat dalam menjamin keberlangsungan hidup para pelayan Tuhan.
Dalam khotbahnya, Vikaris Yekwan mengajak jemaat untuk tidak hanya aktif dalam pekerjaan duniawi, tetapi juga memberi perhatian serius pada kebutuhan rumah Tuhan dan mereka yang mengabdi penuh waktu untuk pelayanan.
“Para imam dan orang Lewi tidak memiliki warisan tanah. Kehidupan mereka bergantung pada kepedulian dan kesetiaan umat,” tegasnya, merujuk pada ayat-ayat dalam Nehemia dan Bilangan 18.
Ia menekankan bahwa pemberian persembahan bukan semata-mata ritual ibadah, melainkan ekspresi kasih dan tanggung jawab. Memberi adalah bentuk nyata iman, bukan sekadar formalitas.
Dalam teks Nehemia, umat Israel membawa persembahan sulung dan persepuluhan dengan sukacita, bukan karena terpaksa.
Lebih jauh, Vikaris Yekwan menyampaikan bahwa kesetiaan harian jauh lebih bermakna dibanding pemberian besar yang hanya sesekali. Ayat 47 menyebutkan bahwa umat memberi “menurut keperluan setiap hari”, yang mencerminkan ketulusan dan konsistensi.
“Tuhan tidak hanya melihat jumlah, tetapi juga hati yang memberi. Dengan memberi, kita tidak kehilangan, justru menjadi saluran berkat,” ujarnya.
Ibadah ini sekaligus menjadi refleksi bagi jemaat untuk meneladani umat Yehuda pada zaman Nehemia, yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kehidupan para pelayan Tuhan melalui dukungan rohani dan materi yang setia.
Di akhir ibadah, jemaat diajak meneguhkan kembali komitmen mereka dalam mendukung pelayanan, agar pekerjaan Tuhan terus hidup dan berkembang di tengah-tengah jemaat. (Salmon Teriraun)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:












Tinggalkan Balasan