Fakfak – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan dua jalur dari Bandara Siboru menuju Kota Fakfak.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam Rapat Paripurna DPRK Fakfak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Fakfak ke-125 di Gedung Sidang Utama DPRK Fakfak, Minggu (16/11/2025).
Bahlil menilai pembangunan kota baru dan perluasan kawasan Fakfak harus dimulai dari penyediaan aksesibilitas yang memadai.
Ia menekankan pentingnya pembangunan jalan raya yang lebih representatif agar pertumbuhan kota dapat diarahkan keluar pusat permukiman saat ini.
“Jangan lagi anak-anak kita membangun rumah di lokasi yang sudah padat. Kita geser ke kawasan baru, termasuk mengarahkan perkebunan ke sana,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, upaya percepatan pembangunan jalan telah diusulkan untuk masuk program prioritas 2026–2027. Dengan posisinya sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI dan kader Partai Golkar, Bahlil menyatakan siap “mempertaruhkan segala-galanya” untuk memastikan proyek tersebut terealisasi demi kepentingan masyarakat Fakfak.
Dalam sambutannya, Bahlil turut menyoroti kondisi jalan sempit di sejumlah kampung seperti Kiat dan Werpigan, yang dinilainya tidak lagi layak menampung lalu lintas kendaraan.
Ia menuturkan pengalamannya ketika iring-iringan kendaraan harus berhenti hanya karena anjing dan ayam melintas.
“Ini kenyataan. Bayangkan kalau tamu dari Jakarta atau provinsi datang dan melihat kondisi seperti ini,” kata Bahlil.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur bukan semata soal estetika, melainkan kebutuhan mendasar untuk mendukung kemajuan daerah.
“Untuk negeri ini, apa pun akan saya lakukan demi kebaikan rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Reporter/Editor: Salmon Teriraun)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:






Tinggalkan Balasan