Fakfak – Meski telah purnabhakti, mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Fakfak, Abdul Gani Iba, tetap menunjukkan komitmen mendukung pembangunan daerah.

Salah satu fokus dukungannya adalah percepatan pembangunan sekolah rakyat dan kawasan strategis yang digagas Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Langkah ini diwujudkan melalui keterlibatan dalam penyusunan dokumen rencana pembangunan, termasuk penyediaan lahan untuk kawasan strategis. Pemerintah menargetkan penyelesaian tahapan awal berupa pengukuran dan survei lokasi seluas sekitar 10 hektare, yang telah dilakukan tim teknis bersama pemerintah daerah.

“Proses pengukuran lahan untuk kawasan strategis telah selesai dan kini memasuki tahap pemrosesan perubahan fungsi,” ujarnya di Fakfak, Rabu (27/8/2025).

Menurut rencana, kawasan ini akan dilengkapi fasilitas pendukung, antara lain gedung sekolah, sarana perikanan, serta infrastruktur sosial dan ekonomi masyarakat.

Tim teknis juga telah melaporkan hasil survei kepada Bappelitbangda Fakfak untuk tindak lanjut perencanaan lebih detail. Kawasan ini nantinya akan menjadi pusat pengembangan ekonomi dan pendidikan berbasis potensi lokal.

Ia mengingatkan, pembangunan ini bersifat kompleks dan memerlukan perencanaan matang. Prosesnya diperkirakan rampung secara bertahap hingga 2026.

“Persiapan harus matang karena ini menyangkut pembangunan jangka panjang, termasuk perencanaan lahan dan infrastruktur,” tegasnya.

Pemerintah berharap program ini tidak hanya meningkatkan akses pendidikan dan pemerataan pembangunan, tetapi juga menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, dan masyarakat, termasuk tokoh senior seperti Abdul Gani Iba. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: