Saumlaki – Sejumlah warga Desa Alusi Bukjalim, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, memprotes dugaan pencatutan nama dan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen dukungan pelaporan terhadap Ketua BPD, Ilarus Amelwatin.
Kasus ini memicu ketegangan di masyarakat dan menyeret nama Kepala Desa, Yosep Anggormas.
Agustinus Anggormas, salah satu warga yang tercantum dalam daftar dukungan, menegaskan tidak pernah menandatangani dokumen tersebut.
Ia menyatakan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum karena merasa dirugikan.
Warga lainnya, Paulus Batlayeri, juga menyampaikan keberatan serupa dan berniat melaporkan pihak yang diduga memalsukan tanda tangannya.
Di sisi lain, seorang tokoh masyarakat berinisial B.A mengungkapkan beberapa warga sempat diminta menandatangani surat tanpa penjelasan mengenai maksud dan tujuan dokumen tersebut.
Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa proses penyusunan daftar dukungan dilakukan tanpa transparansi.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Yosep Anggormas belum memberikan penjelasan resmi.
Warga mendesak aparat penegak hukum segera menyelidiki dugaan pemalsuan tanda tangan demi menjaga ketertiban dan kepercayaan terhadap pemerintahan desa. (bn/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:






Tinggalkan Balasan