Sorong Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Papua Barat dan Papua Barat Daya mengapresiasi peningkatan status Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong dari bandara standar nasional menjadi bandara internasional.

Kepala ORI Papua Barat, Amus Atkana, menyebut langkah ini merupakan kebijakan publik yang positif dan patut didukung.

“Ketika sebuah bandara sudah berstatus internasional, maka standar layanan pun harus ditingkatkan setara bandara internasional, mulai dari fasilitas dasar seperti toilet, hingga pelayanan penumpang saat naik pesawat,” ujarnya di Sorong, Senin (18/8/2025).

Atkana menekankan perlunya penataan area serta penyediaan sarana layanan publik yang memadai, termasuk akses internet gratis. Ia juga mendorong dukungan pemerintah daerah di wilayah Papua Barat Daya, baik kabupaten maupun kota, untuk bersama-sama meningkatkan kualitas layanan.

“Transportasi penunjang seperti armada bus antar-jemput bandara, pengaturan kendaraan, hingga manajemen parkir harus dikelola secara baik dan transparan. Semua pihak perlu berkoordinasi dan berkolaborasi agar layanan bandara ini benar-benar mencerminkan status internasional,” tegasnya.

Menurut Atkana, keberadaan Bandara Internasional DEO Sorong diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan kota Sorong sebagai kota termaju di Papua dan salah satu pintu gerbang penting di Indonesia bagian timur. (ORI.PB/A.A/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: