Sorong — Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat dan Papua Barat Daya (ORI PB–PBD) terus memperluas edukasi publik kepada generasi muda melalui kegiatan kuliah umum bertajuk pengawasan layanan publik.

Pada peringatan Hari Otonomi Khusus (Otsus) Papua ke-24, lembaga tersebut mengajak mahasiswa STIE Bukit Saitun Sorong untuk mengambil peran sebagai agen perubahan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula J.A. Yumame, Kampus STIE Bukit Saitun Sorong, dihadiri civitas akademika, termasuk Ketua STIE Bukit Saitun, para dosen, serta mahasiswa.

Kepala Perwakilan ORI PB–PBD, Amus Atkana, menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan yang berintegritas dan menjunjung nilai moral dalam menjalankan tugas profesi.

Ketua STIE Bukit Saitun Sorong, Yohana Kamesrar, mengapresiasi penyelenggaraan kuliah umum ini.

Ia menyatakan bahwa kampus akan membangun kemitraan berkelanjutan dengan Ombudsman guna memperkuat literasi mahasiswa terkait pencegahan dan pelaporan maladministrasi.

Dalam penyampaiannya, Atkana mengajak mahasiswa untuk aktif mengawasi, mencegah, dan melaporkan setiap dugaan maladministrasi yang ditemui melalui layanan call center Ombudsman PB di nomor 137.

Ia menegaskan, seluruh layanan Ombudsman diberikan tanpa biaya.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol kolaborasi dan sinergi antara Ombudsman PB–PBD dan STIE Bukit Saitun Sorong dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik di Papua Barat Daya. (ori.pb/a.a/pr)