Jakarta — PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menyalurkan bantuan darurat bagi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Bantuan untuk Sumatera Utara diserahkan pada Selasa (2/11), sementara bantuan untuk Sumatera Barat disalurkan, Rabu (3/11/2025).

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan PELNI Cabang Medan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara.

Adapun bantuan di Sumatera Barat disampaikan Perwakilan PELNI Cabang Jakarta kepada Posko Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kota Padang.

Bantuan meliputi paket sembako, makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak.

Bantuan dihimpun melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PELNI, PELNI Services, PELNI Logistik, BAKIS PELNI, serta Oikumene PELNI sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani menyampaikan bahwa bencana tersebut merupakan duka bersama keluarga besar PELNI.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan penderitaan masyarakat terdampak, terutama ibu-ibu dan anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan dalam situasi bencana,” ujarnya.

Tri juga mendoakan keselamatan relawan dan tenaga medis yang bertugas serta keteguhan bagi keluarga yang terdampak.

“Sebagai perusahaan transportasi laut nasional, PELNI tidak hanya menghubungkan Nusantara, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan. Semoga tahun baru 2026 menjadi awal yang penuh harapan bagi saudara-saudara kita di Sumatera,” katanya.

Melalui penyaluran bantuan ini, PELNI menegaskan komitmen sebagai BUMN yang hadir untuk masyarakat di seluruh Nusantara, khususnya di wilayah operasionalnya.

Saat ini PELNI mengoperasikan KM Kelud yang secara rutin melayani wilayah Sumatra dengan rute Tanjung Priok – Batam – Tanjung Balai Karimun – Medan (PP), sehingga keberadannya telah menjadi bagian dari mobilitas masyarakat setempat. (rls/pr)