Dukung Proyek Nasional dan Layanan Kesehatan Kawasan 3T

Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak resmi mengusulkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru yang lebih representatif guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat yang kian meningkat.

RSUD lima lantai tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas 24.425 meter persegi dan disiapkan untuk melayani 17 distrik di wilayah Fakfak.

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dalam audiensi bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, memaparkan kondisi RSUD Fakfak saat ini yang sudah tidak mampu mengakomodasi beban layanan kesehatan.

“Lahan sempit, fasilitas tidak memadai, dan terbatasnya ruang rawat inap menjadi alasan mendasar mengapa Fakfak membutuhkan rumah sakit baru yang modern dan layak,” ujar Samaun.

Berdasarkan data pemerintah daerah, Fakfak saat ini hanya memiliki satu rumah sakit rujukan. Akibatnya, pasien, termasuk untuk kasus ringan, kerap dirujuk ke luar daerah dengan biaya tinggi dan waktu tempuh yang tidak efisien.

Minimnya fasilitas IGD dan ruang rawat di sejumlah wilayah juga menjadi sorotan, terutama dalam penanganan kasus darurat.

Usulan pembangunan RSUD baru ini selaras dengan visi nasional Presiden Prabowo Subianto dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang menekankan pemerataan layanan kesehatan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pemerintah pusat sendiri tengah mendorong transformasi sistem rujukan nasional melalui pembangunan rumah sakit Tipe D dan C di berbagai daerah.

Pemerintah Kabupaten Fakfak telah menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, seperti desain bangunan lima lantai, kajian lingkungan hidup, hingga legalitas lahan.

Rencana Anggaran Biaya (RAB) awal tercatat sebesar Rp164,2 miliar. Proyek ini dirancang untuk didanai melalui skema APBN (DAK Fisik), APBD, serta kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Usulan ini juga telah mendapat dukungan penuh dari DPRD Fakfak.

“Keberadaan rumah sakit baru ini sangat strategis, tidak hanya untuk pelayanan kesehatan dasar dan sekunder, tetapi juga mendukung masuknya investasi besar seperti proyek Pupuk Fakfak dan LNG,” kata Bupati Samaun.

Ia berharap pemerintah pusat segera merespons usulan ini, agar proses pembangunan dapat dimulai pada tahun anggaran mendatang.

Dengan berdirinya RSUD baru yang layak dan modern, masyarakat Fakfak, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan pegunungan, diharapkan dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih cepat, setara, dan berkualitas.

(Reporter/Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: