Kaimana — Pemerintah Kabupaten Kaimana memperteguh komitmen dalam pembangunan sosial yang berlandaskan nilai agama, adat, dan budaya.

Hal itu ditegaskan Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, saat menyampaikan sambutan sebelum penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Kaimana dan Sekolah Tinggi Teologi (STT) GPI Papua, Selasa (2/12/2025).

Penandatanganan berlangsung di ruang kerja Bupati, disaksikan Wakil Bupati Isak Waryensi, S.Tr, Sekretaris Daerah Drs. Donald R. Wakum, sejumlah pimpinan OPD, serta Ketua Sinode GPI Papua.

Menurut Bupati Achmad, pembangunan spiritual merupakan bagian strategis dari visi pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan karakter masyarakat.

“Dalam visi pembangunan kami, salah satu poin penting adalah pembangunan sosial berlandaskan nilai agama, adat, dan budaya. Aspek spiritual mendapat porsi yang sangat strategis,” ujarnya.

Bupati mengingatkan, pemerintah telah berkomitmen sejak masa kampanye untuk mempersiapkan pelayan gereja di setiap kampung, dengan membuka akses pendidikan teologi bagi putra-putri daerah. Program tersebut direncanakan mulai berjalan efektif pada 2026.

Ia menilai, kerja sama antara Pemkab Kaimana dan STT GPI Papua menjadi pijakan untuk memperkuat kapasitas pelayanan gereja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengokohkan peran agama dalam kehidupan masyarakat.

“Kerja sama ini mengatur berbagai bentuk program yang akan dilaksanakan sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kaimana. Peran agama sangat penting dalam membentuk manusia yang beriman, bermoral, dan berperilaku sesuai norma,” kata Bupati.

Pendekatan spiritual ini diharapkan mampu menekan berbagai bentuk penyimpangan sosial, termasuk yang terjadi di kalangan generasi muda.

Pembinaan keagamaan dinilai mampu mendorong perubahan sikap dan perilaku masyarakat agar lebih mendukung pembangunan serta menjaga kerukunan.

Bupati Achmad menegaskan, MoU tersebut menjadi langkah awal menuju terwujudnya visi pembangunan lima tahun ke depan: Kaimana yang tertib, maju, sejahtera, dan adil.

“Dengan MoU ini, kita menapak langkah penting menuju kehidupan bersama yang lebih baik. Semoga Tuhan Yang Maha Penyayang menyertai setiap upaya kita demi tujuan mulia ini,” pintanya. (windes/pr)