Manokwari – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere menyebut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-10 tingkat provinsi itu menjadi ajang memperkuat tali silaturahim dan mempererat persaudaraan antarumat Muslim di daerah setempat.

“MTQ jangan hanya dimaknai sebagai kompetisi tapi juga sebagai upaya memperkuat ukhuah islamiyah atau mempertemukan saudara seiman, ukhuah wathanuiyah atau persatuan dalam ikatan kebangsaan, dan ukhuwah basyariah atau persaudaraan sesama umat manusia,” katanya saat membuka MTQ ke-10 Provinsi Papua Barat di Manokwari, Senin dikutip antara.

Ia mengatakan MTQ maupun kegiatan keagamaan lain perlu lebih sering diselenggarakan di Provinsi Papua Barat sebagai provinsi yang majemuk dan plural.

Menurut dia, acara keagamaan selain meningkatkan ketaqwaan dan keimanan umat juga bisa dijadikan sarana perekat dan pilar memperkokoh toleransi, persatuan, dan kesatuan bangsa.

“Pada agama apapun, pesannya adalah jika mau dekat dengan Tuhan, perbaiki hubungan sesama manusia dan alam,” katanya.

Ia mengatakan seni membaca atau menulis Al Quran jangan hanya dijadikan ajang lomba, tetapi juga diselami dan dihayati sehingga bisa menjadi petunjuk kehidupan.

Kunci perbaikan kualitas umat Islam, kata dia, dengan menghayati kandungan Al Quran dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. (antara)