Kaimana – Taman JK (Jusuf Kalla) yang kini dipenuhi rumput liar memantik keprihatinan warga, termasuk kalangan jurnalis. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kaimana mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaimana untuk menata ulang taman tersebut, salah satunya dengan pengecoran permanen atau pemasangan paving block guna mencegah pertumbuhan gulma.
Ketua PWI Kaimana Isabela Wisang menekankan, revitalisasi taman bukan hanya untuk mengatasi masalah rumput liar, tetapi juga meningkatkan kenyamanan publik.
“Taman JK seharusnya menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman untuk rekreasi atau olahraga. Namun, kondisinya kini justru tidak terawat. Kami mendorong Pemkab melakukan penataan, minimal dengan pengecoran atau paving block di area yang kerap ditumbuhi rumput,” ujarnya.
Yakobus Onweng, Ketua Bidang Advokasi dan Perlindungan Hukum PWI Kaimana, menyayangkan kondisi taman yang dinilai semakin buruk pasca-upaya penataan sebelumnya.
“Perbaikan yang pernah dilakukan justru tidak membawa perubahan signifikan, bahkan terkesan lebih buruk dari sebelumnya,” kritik reporter RRI Kaimana itu.
Sementara itu, Arfat Djempot, Bendahara PWI Kaimana, menyerukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Taman JK memiliki fasilitas olahraga dan potensi sebagai tempat rekreasi. Jika pemerintah terkendala, mungkin masyarakat bisa turun tangan membersihkannya,” ujarnya. Pandangan senada disampaikan Sekretaris PWI Frederik Lamawuran, yang mendorong kesadaran kolektif untuk memulihkan fungsi taman.
Dengan kondisi yang semakin memprihatinkan, PWI Kaimana berharap Pemkab segera mengambil langkah konkret agar Taman JK kembali layak menjadi ruang publik yang bermanfaat. (win/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan