Jakarta — Pemerintah Rusia mengirimkan sekitar 100 ribu ton minyak mentah ke Kuba sebagai upaya membantu negara kepulauan di Karibia tersebut mengatasi krisis energi yang tengah melanda.

Bantuan ini dikirim menggunakan kapal tanker Anatoly Kolodkin yang telah tiba di wilayah Kuba pada Senin (30/3/2026) waktu setempat.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan Rusia akan terus mendukung pasokan energi bagi Kuba sebagai bentuk solidaritas terhadap negara mitra strategisnya tersebut.

Menurut dia, Moskow memandang bantuan energi ini sebagai langkah penting di tengah situasi sulit yang dihadapi Kuba.

“Kami akan terus bekerja,” ujar Peskov seperti dikutip dari Xinhua News, Senin. Ia menambahkan, Rusia merasa memiliki tanggung jawab untuk membantu Kuba menghadapi krisis energi yang berkepanjangan. “Rusia memandang sebagai kewajibannya untuk memberikan bantuan yang diperlukan kepada Kuba dalam keadaan saat ini,” kata dia.

Kementerian Transportasi Rusia sebelumnya mengonfirmasi bahwa kapal tanker pembawa minyak mentah itu telah bersandar di wilayah Kuba dan saat ini tengah mengantre untuk proses bongkar muat di Pelabuhan Matanzas.

Laporan The New York Times juga menyebutkan pengiriman tersebut mendapat izin dari Penjaga Pantai Amerika Serikat setelah sebelumnya mengalami pembatasan ketat terhadap pengiriman minyak menuju Kuba. (bn/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: