Kaimana — Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, S.Tr, melaksanakan kegiatan Safari Natal perdana di wilayah Teluk Bicari yang mencakup sejumlah kampung, yakni Marsi, Sisir, Morano, Nanggaromi, dan Maimai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Dalam safari tersebut, Wakil Bupati didampingi Asisten Daerah Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Kepala Distrik Kaimana, serta Sekretaris Distrik Kaimana.

Di hadapan masyarakat, Isak Waryensi menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kampung serta menciptakan suasana yang aman dan damai dalam menyambut Natal.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak merayakan Natal dengan pesta pora dan konsumsi minuman keras.

Menurutnya, perayaan Natal seharusnya dimaknai sebagai momentum perenungan diri, penguatan iman, serta pemeliharaan kerukunan antarwarga.

“Natal hendaknya dirayakan dengan kesederhanaan, penuh syukur, dan menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Kaimana, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat Natal 2025 dan selamat menyongsong Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Kaimana berhalangan hadir dalam Safari Natal tersebut akibat tugas kedinasan di luar daerah.

Pada kesempatan yang sama, masyarakat Kampung Marsi menyampaikan sejumlah masukan kepada pemerintah daerah, khususnya terkait penanganan peredaran dan konsumsi minuman beralkohol.

Warga meminta agar pemerintah bersikap lebih tegas dalam pemberian sanksi serta menurunkan personel keamanan pada malam Natal dan Tahun Baru guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Sebagai bagian dari Safari Natal dan kunjungan kerja, Pemerintah Kabupaten Kaimana menyerahkan bingkisan Natal berupa bahan makanan (bama) serta paket makanan ringan bagi anak-anak Sekolah Minggu.

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam perayaan Natal bersama, baik oleh pemerintah kampung, pihak gereja, maupun masyarakat setempat. (windes/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: