Saumlaki – Moses Serin, salah satu pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kepulauan Tanimbar, menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam skandal perselingkuhan yang memalukan.

Meskipun telah digrebek oleh istrinya, Klarci Nawaly Serin, saat sedang berduaan dengan wanita idaman hatinya di sebuah rumah kontrakan di Desa Sifnana, Saumlaki, pada Jumat, 28 Februari 2025, Moses membantah tuduhan tersebut. Ia bahkan menyatakan melalui salah satu media online bahwa kabar perselingkuhan itu tidak benar.

Padahal, kejadian tersebut telah didokumentasikan oleh beberapa awak media yang sengaja diundang oleh Klarci untuk mengungkap kebenaran dan sudah diberitakan, diketahui Publik.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Klarci mengaku telah lama mencurigai suaminya yang sering keluar rumah tanpa pemberitahuan.

Selama tiga bulan terakhir, Moses kerap pulang larut malam atau bahkan menjelang subuh dengan alasan sedang mengikuti pertemuan di pos pemuda OKP.

“Saya sudah mencari suami saya di beberapa tempat nongkrongnya, tapi tidak pernah ketemu. Setiap saya tanya, dia selalu bilang sedang ada pertemuan dengan teman-temannya di pos pemuda,” ungkap Klarci dengan nada kesal.

Ia juga mengaku telah berdoa agar Tuhan memberikan petunjuk tentang keberadaan suaminya.

“Tuhan itu adil. Hari ini, doa saya terjawab. Saya mendapatkan informasi bahwa suami saya sering menghabiskan waktu di rumah kontrakan ini,” ujarnya.

Setibanya di rumah kontrakan, Klarci langsung mengetuk pintu kamar yang diduga menjadi tempat persembunyian suaminya. Setelah sekitar 10 menit mengetuk dan mendorong pintu, akhirnya pintu tersebut dibuka.

Moses Serin terlihat keluar dari kamar kontrakan bersama wanita idamannya yang berusaha menutupi wajahnya dengan helm agar tidak terlihat oleh kamera wartawan.

Saat keluar dari kamar kontrakan, Moses Serin tidak menunjukkan rasa bersalah. Malah, ia menyalahkan istrinya karena tidak merawat orang tuanya dengan baik.

“Saya melakukan ini karena istri saya tidak memperhatikan dan merawat orang tua saya dengan baik,” ujarnya sambil berjalan meninggalkan istrinya di rumah kontrakan.

Wanita yang menjadi pujaan hati Moses Serin mengaku bahwa hubungan gelap mereka telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun. Ia juga mengungkapkan,

Moses selalu menjaganya dan mengantarnya ke mana pun ia pergi, baik saat pulang kerja maupun ke pasar.

“Saya selalu menolak pendekatan Moses sebelumnya. Bahkan, saya pindah-pindah kontrakan untuk menghindari gangguan darinya. Tapi, akhirnya saya tidak bisa menolak lagi,” jelas wanita tersebut.

Klarci Nawaly Serin menyatakan, ia akan menunggu keluarga dari desa untuk menyelesaikan persoalan ini secara adat istiadat setempat.

“Saya tidak marah. Saya hanya ingin bicara baik-baik. Tapi, jika perlu, kita akan selesaikan ini secara adat,” ujarnya.

Insiden ini menjadi sorotan publik di Saumlaki, mengingat Moses Serin adalah seorang tokoh masyarakat yang dikenal aktif di organisasi pemuda. Perselingkuhan ini tidak hanya merusak reputasinya, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang integritasnya sebagai pemimpin.

Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam sebuah hubungan rumah tangga.

Perselingkuhan tidak hanya merugikan pasangan yang dikhianati, tetapi juga dapat merusak reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap seorang pemimpin.

Klarci Nawaly Serin telah menunjukkan keberaniannya untuk mencari kebenaran, dan kini ia menunggu penyelesaian secara adat untuk menutup lembaran kelam ini. (bn/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: