Geser — Sebuah insiden kecelakaan laut terjadi di perairan Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, pada Senin malam, (30/6/2025). Sebuah speed boat yang ditumpangi 11 nelayan dari Desa Kellu terbalik dihantam gelombang besar saat dalam perjalanan pulang dari melaut di sekitar Pulau Kifar.

Para nelayan diketahui berangkat pada pagi hari untuk menjaring ikan. Namun nahas, saat hendak kembali ke Desa Kellu dan melintasi Selat Kilfura menuju Geser sekitar pukul 19.30 WIT, speed boat mereka dihantam gelombang besar dari samping dan langsung terbalik sebelum tenggelam.

Dalam kondisi darurat tersebut, seluruh penumpang berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke arah pesisir Tanusang, Geser. Satu orang korban atas nama Syahril Kasongat (68), seorang nelayan, sempat terbawa arus dan hampir tenggelam. Beruntung, ia berhasil diselamatkan oleh seorang warga bernama Ismail yang kebetulan sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.

Setelah menyelamatkan korban, Ismail segera menginformasikan peristiwa tersebut kepada warga sekitar. Warga kemudian melakukan evakuasi dan mengevakuasi Syahril Kasongat ke Puskesmas Perawatan Geser untuk mendapatkan tindakan medis. Sementara itu, seluruh korban lainnya berhasil selamat dan kini telah berada di rumah warga setempat.

Berikut adalah daftar 11 korban yang terlibat dalam kecelakaan laut tersebut:

  1. Sarajudin Rumalowak
  2. Haruna Rumalowak
  3. Sarifudin Rumalowak
  4. Sehari Kasongat
  5. Onong Mandar
  6. Abdrahman Kasongat
  7. Haruna Kiliwou
  8. Adam Sukunwatan
  9. Ongen Ubas Kilibia
  10. Sarifufin Wokas
  11. Galang Rumalowak

Pihak aparat setempat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melaut, mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak menentu akhir-akhir ini.

Peringatan dini dari BMKG dan peralatan keselamatan di atas kapal dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.

(Reporter: Ali Gurium)
(Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: