ManokwariI – Tongkat kepemimpinan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat resmi beralih. Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Nency Titty L. Wyzer, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR oleh Gubernur Dominggus Mandacan.
Penunjukan tersebut dilakukan menyusul wafatnya Kepala Dinas PUPR sebelumnya, Dorus Orocomna, pada 31 Januari 2026. Kekosongan jabatan di salah satu organisasi perangkat daerah strategis itu dinilai perlu segera diisi agar roda pembangunan tetap berjalan sesuai perencanaan.
Gubernur mengambil langkah cepat guna memastikan program infrastruktur tahun anggaran 2026, termasuk pembangunan jalan trans serta peningkatan fasilitas pelayanan publik, tidak mengalami hambatan administratif maupun teknis.
Usai memimpin apel pagi di Kantor Gubernur, Jumat (13/2/2026), Nency menyatakan kesiapannya mengemban amanah tersebut. Ia menegaskan kehadirannya di Dinas PUPR bukan semata menjalankan fungsi struktural, tetapi juga membangun kembali semangat kerja jajaran pegawai.
“Ketika saya menerima amanah ini, saya datang sebagai orang tua bagi mereka. Semua program pekerjaan di sana tidak boleh terlambat dan harus tepat waktu, karena orientasinya pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Nency, proses administrasi penunjukan telah rampung. Ia berencana mengawali tugas dengan ibadah bersama jajaran pegawai sebelum memulai agenda kerja secara penuh.
Dalam waktu dekat, ia akan menggelar pertemuan bersama seluruh kepala bidang guna melakukan evaluasi awal serta memastikan kesiapan pelaksanaan program kerja yang telah dirancang sebelumnya. Namun, ia mengakui belum dapat memaparkan langkah teknis secara rinci karena masih dalam tahap konsolidasi internal.
“Saya baru turun kemarin dan belum duduk bersama secara menyeluruh dengan teman-teman di sana. Evaluasi akan segera kita lakukan,” katanya.
Ia juga menyoroti kondisi kantor yang dinilai kurang bergairah pascakekosongan pimpinan. Karena itu, pendekatan persuasif dan penguatan koordinasi internal akan menjadi prioritas awal kepemimpinannya.
Nency berharap kehadirannya dapat diterima seluruh jajaran, sehingga sinergi kerja kembali terbangun untuk mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua Barat, sekaligus menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat secara berkelanjutan. (jw/pr)





Tinggalkan Balasan