Fakfak – Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom menabuh alat musik Tifa ketika membuka Semiloka Penginjilan Lintas Denominasi Gereja di gedung Aul Diklat Pemda Kabupaten Fakfak, Rabu (19/6/2024).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari dari 19 Juni hingga 20 Juni 2024 ini mengusung tema “Gereja Dalam Keberagaman dan Keharmonisan”.

Semiloka Penginjilan Lintas Denominasi Gereja ini diikuti peserta dari Klasis-Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) se Tanah Papua dengan menghadirkan pembicara dari Jakarta Dr Gunaryo Sudarmanto, dihadiri Pimpinan Sinode GKI Di Tanah Papua dan Pimpinan Denominasi Gereja se Kabupaten Fakfak.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yohana Hindom menyambut baik pelaksanaan kegiatan semiloka penginjilan ini, semoga melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami pentingnya merespons dinamika zaman.

“Perlu adanya adaptasi dan pemikiran kritis dalam praktik penginjilan dan kristenisasi, di mana masyarakat semakin terkoneksi secara global menuntut pendekatan yang lebih bijak dan inklusif sehingga para penginjil dari denominasi gereja dituntut untuk aktif melayani melalui pewartaan injil,” kata Yohana Hindom.

Pemerintah Kabupaten Fakfak, sebut Wakil Bupati Fakfak, melalui Visi dan Misi Fakfak Tersenyum pada misi pertama menciptakan kualitas sumber daya masyarakat Fakfak yang religius sehingga melalui kegiatan pembinaan serta semiloka keagamaan seperti ini diharapkan dapat mendukung peninggkatan keimanan masyarakat Kabupaten Fakfak.

“Selain itu melalui semiloka ini, para peserta dan pemateri dapat berbagi pengalaman serta bertukar pikiran dalam menyelesaikan setiap persoalan yang ditemui selama mewartakan injil,” pintanya.

Ia juga berharap melalui para penginjilnya masing-masing denominasi gereja dapat terus mengembangkan metode penginjilan di era modern serta menghadapi tantangan kompleks akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan keragaman serta keyakinan.

“Selaku Pemerintah kami berharap denominasi gereja yang ada di Kabupaten Fakfak dalam keberadaannya harus terus mampu menjaga setiap pewartaan firman maupun penginjilan di tengah–tengah lingkungan masyarakat yang majemuk.

“Selain itu denominasi gereja hendaklah mempersiapkan tenaga utusan gereja yang siap memberitakan injil sampai dipelosok papua maupun Kabupaten Fakfak,” pungkasnya.

Wakil Bupati Fakfak juga mengajak para pemuka agama dan pimpinan denominasi gereja hendaknya dapat membangun hubungan kerja yang harmonis dan sinergis dengan pemerintah serta ikut menjaga persatuan dan kerukunan umat beragama.

Yohana Hindom menyampaikan terima kasih kepada GKI Di Tanah Papua khususnya di Kabupaten Fakfak serta semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan semiloka penginjilan lintas denominasi gereja ini.

“Semoga kita semua yang hadir di sini dapat terus menjaga kerukunan antar umat beragama dengan menghindari ekstremisme dan menghargai keberagaman, sehingga keseimbangan antara efektivitas, etika, dan penghargaan terhadap keberagaman menjadi faktor penting dalam kehidupan umat beragama di tanah Papua secara umum dan Kabupaten Fakfak secara khusus,” tandasnya. (rls/pr)