Fakfak — Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitekndik mengajak keluarga besar Santun Membara untuk terus menjaga soliditas serta mengawal jalannya pemerintahan Kabupaten Fakfak.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri acara Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi keluarga besar Santun Membara yang digelar di Aula Santo Yosep, Fakfak, Minggu (12/4/2026) malam.
Dalam sambutannya, Donatus menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan tersebut sehingga mampu mempertemukan kembali keluarga besar Santun Membara setelah momentum Pilkada.
Menurutnya, keberadaan Santun Membara tidak sekadar menjadi bagian dari tim pemenangan pada masa pemilihan kepala daerah, tetapi juga merupakan kekuatan moral yang diharapkan tetap hadir dalam perjalanan pemerintahan.
“Biasanya setelah Pilkada selesai, panitia dibubarkan dan semua kembali ke aktivitas masing-masing. Namun nama Santun Membara tetap ada hingga sekarang. Ini menandakan adanya komitmen besar dari keluarga besar Santun untuk terus mendukung kami dalam menjalankan pemerintahan,” kata Donatus.
Donatus menegaskan, dukungan tersebut sangat penting karena tanggung jawab memimpin daerah bukanlah hal yang ringan.
Oleh karena itu, keluarga besar Santun Membara diharapkan tidak hanya menjadi pendukung, tetapi juga mitra yang ikut mengawal jalannya pemerintahan.
“Tanggung jawab ini sangat besar. Karena itu keluarga besar Santun juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung sekaligus mengingatkan kami agar tetap berjalan di jalur yang benar,” ujarnya.
Donatus mengakui, dalam perjalanan pemerintahan, tidak semua pihak akan menyukai kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah.
Namun ia menilai kritik dan masukan justru penting sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pemerintahan.
“Kalau ada yang tidak suka, itu hal yang biasa dalam demokrasi. Justru itu menjadi bahan bagi kami untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki kekurangan yang ada,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Donatus juga menegaskan bahwa pemerintahan yang dipimpin Bupati Samaun Dahlan dan dirinya berkomitmen menjalankan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia mencontohkan sejumlah program prioritas yang telah berjalan, di antaranya layanan kesehatan gratis, makan gratis bagi pasien yang menjalani perawatan, serta bantuan pendidikan bagi pelajar di Fakfak.
Menurut Donatus, hingga saat ini sekitar 33.000 warga Fakfak telah memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah daerah.
“Program ini bukan hanya untuk keluarga besar Santun Membara. Semua masyarakat Fakfak berhak mendapatkan pelayanan yang sama. Karena saat ini kami adalah Bupati dan Wakil Bupati bagi seluruh masyarakat Fakfak,” ujar Donatus.
Selain di bidang kesehatan, pemerintah daerah juga mulai menjalankan berbagai program di sektor pendidikan, termasuk bantuan perlengkapan sekolah bagi pelajar.
Donatus menjelaskan program tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga, terutama bagi orang tua yang memiliki lebih dari satu anak yang sedang menempuh pendidikan di berbagai jenjang.
“Kadang ada keluarga yang anaknya dua atau tiga orang, ada yang sekolah di SD, SMP, bahkan SMA sekaligus. Ini tentu menjadi beban bagi orang tua. Karena itu pemerintah hadir untuk membantu,” kata Donatus.
Donatus juga meminta keluarga besar Santun Membara untuk berperan aktif memberikan masukan kepada pemerintah daerah apabila menemukan kekurangan dalam pelayanan publik.
Menurut dia, kritik sebaiknya disampaikan secara langsung kepada pemerintah daerah agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kalau ada hal-hal yang masih kurang, jangan hanya dibicarakan di luar. Sampaikan langsung kepada kami melalui kepala dinas, asisten, atau Sekda. Itu akan menjadi catatan bagi kami untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan juga menjadi bagian penting dalam memastikan program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik.
Donatus menyatakan bahwa dirinya secara langsung ikut mengawal proses perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan program-program pemerintah daerah.
“Mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pengawasan saya ikut mengawal. Apalagi pengawasan, itu memang menjadi bagian dari tugas saya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Donatus juga menyampaikan bahwa tahun pertama kepemimpinan pasangan Samaun Dahlan–Donatus Nimbitekndik masih difokuskan pada penyesuaian serta pelaksanaan sejumlah program prioritas, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.
Ia menyebutkan bahwa masih banyak program yang akan dijalankan secara bertahap dalam masa pemerintahan ke depan.
“Kalau yang kemarin itu bisa dibilang masih tahap uji coba, khususnya untuk program kesehatan dan pendidikan. Masih ada banyak program lain yang akan kita jalankan secara bertahap,” ujarnya.
Donatus berharap momentum Halal Bihalal dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Fakfak.
Menurutnya, pembangunan daerah hanya dapat berjalan dengan baik apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dan bekerja bersama.
“Melalui Halal Bihalal ini mari kita sucikan hati, pikiran, dan perasaan. Kita tinggalkan perbedaan yang ada dan bersama-sama melihat Fakfak ke depan sebagai Fakfak yang lebih maju,” kata Donatus.
Donatus mengajak seluruh keluarga besar Santun Membara dan masyarakat Fakfak untuk terus menjaga persatuan demi kemajuan daerah.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap bersatu untuk membangun Fakfak. Karena pembangunan daerah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya. (st/pr)















Tinggalkan Balasan