Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kian mendekati tahap akhir dalam pelaksanaan perombakan birokrasi, hasil dari uji kesesuaian (job fit) terhadap Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang digelar beberapa waktu lalu.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengungkapkan hasil finalisasi penilaian JPT Pratama telah diserahkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan kini tengah menunggu izin pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

“Setelah pelaksanaan job fit, hasilnya telah diserahkan kepada saya selaku user. Saya pun telah memanggil masing-masing pejabat untuk berdiskusi mengenai kontribusi mereka dalam menyukseskan 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Wattimena saat ditemui di Hotel Santika Premier, Kamis (31/7/2025).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program-program prioritas tidak boleh terganggu di tengah jalan. Oleh karena itu, Pemkot membutuhkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi.

“Satu catatan penting, perbedaan pilihan politik tidak menjadi dasar pertimbangan. Yang kami utamakan adalah kualitas, kapasitas, dan kompetensi pejabat yang akan ditempatkan kembali sesuai bidang dan kemampuan masing-masing,” tegasnya.

Wattimena juga membantah adanya isu bahwa sejumlah pejabat JPT Pratama akan dinonaktifkan karena faktor politik.

“Semua pejabat akan ditempatkan pada posisi yang tepat dan strategis sesuai kebutuhan organisasi,” tandasnya. (at/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: