Fakfak – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak bersama Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Kaimana, Seksi Wilayah I Fakfak, dan Konservasi Indonesia menggelar Workshop Fasilitasi Penyelenggaraan Koordinasi Pariwisata Kabupaten Fakfak, di Fajar Resto Outdoor, Hotel Grand Papua Fakfak, Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini diikuti 38 peserta yang terdiri dari perwakilan Pemerintah Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Fakfak, pelaku usaha travel dan tour, Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Nusa Matan, pengelola pariwisata, serta Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) cabang Fakfak.
Workshop ini membahas strategi penyelenggaraan pariwisata Fakfak tahun 2025 agar lebih terintegrasi, kompetitif, dan berkelanjutan.
Dari diskusi yang berlangsung, peserta sepakat merumuskan lima rekomendasi utama sebagai berikut:
1. Pembentukan Pokja Pariwisata Fakfak Pokja ini akan menghimpun dan mengoordinasikan data pariwisata, membahas regulasi, serta mengembangkan destinasi wisata melalui kolaborasi para pemangku kepentingan.
2. Kerja Sama Promosi Internasional Pemerintah Kabupaten Fakfak didorong menjalin kerja sama dengan perwakilan RI di luar negeri sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata.
3. Penguatan Anggaran Promosi dan Kebudayaan Pemda diminta memberi perhatian lebih pada alokasi anggaran untuk promosi pariwisata dan pengembangan budaya lokal.
4. Penyediaan Koordinat Labuh Kapal dan Trestel Pembuatan koordinat labuh kapal laut dan pembangunan trestel dilakukan melalui kerja sama Pemda dan KSOP untuk mendukung aktivitas pariwisata.
5. Sinergi Aksesibilitas dan Infrastruktur Ditekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan aksesibilitas dan infrastruktur penunjang pariwisata.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh para pihak terkait, antara lain Asisten I Sekretaris Daerah Fakfak Arobi Hindom, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Muhammad Ilham Nurdin, perwakilan OPD terkait, KSOP Fakfak, pelaku wisata, serta Konservasi Indonesia.
Dengan rekomendasi ini, diharapkan pariwisata Fakfak dapat dikelola lebih terarah, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Acara ini di tutup oleh Asisten Perikonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Fakfak, Aroby Hindom, mewakili Bupati Fakfak. (st/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:












Tinggalkan Balasan