Sorong – Penerbangan perdana rute Sorong–Biak dan Biak–Sorong resmi dibuka di Bandara Internasional Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Papua Barat Daya,Senin (9/3/2026).

Rute baru yang dilayani maskapai Wings Air dengan jadwal dua kali seminggu setiap Senin dan Jumat ini diharapkan menjadi katalisator pengembangan sektor pariwisata dan perikanan di wilayah Papua.

Peresmian rute tersebut ditandai dengan penerbangan langsung dari Sorong menuju Biak yang diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Barat Daya Yakob Kareth.

Adapun penerbangan dari Biak menuju Sorong dipimpin langsung Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra didampingi Yakob Kareth dan jajaran Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Bupati Markus Octovianus Mansnembra menyatakan pembukaan rute ini merupakan hasil perjuangan panjang untuk meningkatkan konektivitas antar daerah di Papua.

“Ini merupakan perjuangan panjang bagi kami di Biak agar konektivitas antar daerah di Papua semakin baik. Sebelumnya, wisatawan dari Sorong atau Raja Ampat yang menuju Biak harus transit terlebih dahulu di Jayapura atau Makassar, sehingga perjalanan menjadi lebih lama dan mahal. Dengan rute langsung ini, perjalanan menjadi lebih cepat, efisien, dan terjangkau,” ujarnya.

Kehadiran rute ini diyakini akan memperkuat pengembangan sektor unggulan di masing-masing daerah, terutama pariwisata dan perikanan.

Sorong yang berdekatan dengan Kabupaten Raja Ampat memiliki potensi pariwisata bahari yang besar, sementara Biak juga memiliki gugusan kepulauan yang tak kalah menarik bagi wisatawan.

“Kami berharap pengembangan sektor pariwisata dan perikanan di masing-masing daerah semakin maju serta berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” imbuh Markus.

Dari sisi perikanan, rute ini juga diproyeksikan mendukung pengembangan sektor kelautan di Papua.

Menurut Markus, Sorong memiliki peran strategis sebagai pintu ekspor hasil perikanan di kawasan timur Indonesia.

“Kami berharap Sorong dapat menjadi hub ekspor perikanan. Hasil perikanan dari Biak nantinya lebih mudah dikirim melalui Sorong untuk diekspor ke berbagai negara,” pintanya. (cr-10/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: