Manokwari – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat menggelar Mobile Intellectual Property Clinic berupa podcast dan workshop untuk mendorong perlindungan kekayaan intelektual (KI) di bidang olahraga.
Kegiatan dengan tema “IP & Sport: Kekuatan Kekayaan Intelektual dalam Dunia Olahraga” ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat, Sahata Marlen Situngkir, di Manokwari.
Sahata menegaskan bahwa olahraga kini telah menjelma menjadi industri besar yang tidak hanya mengandalkan prestasi, tetapi juga kreativitas, inovasi, dan nilai ekonomi tinggi. “Merek klub, desain jersey, hak siar, hingga konten digital adalah aset berharga yang harus dilindungi agar memberikan manfaat ekonomi dan kepastian hukum,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama pelaku olahraga di Papua Barat, agar memahami pentingnya melindungi karya dan inovasi melalui sistem KI. Podcast dipilih karena mampu menjangkau generasi muda secara luas, sementara workshop memberikan pemahaman teknis dan aplikatif bagi peserta.
Menurut Sahata, tantangan meningkatkan kesadaran masyarakat masih besar, namun dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas olahraga, ekosistem KI yang kuat dan berkelanjutan dapat terbangun. Ia optimistis budaya menghargai karya anak bangsa akan terus berkembang di Papua Barat. (jw/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan