Manokwari — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat menyerahkan Surat Pencatatan Ciptaan kepada A. Dyah N. Lestari dalam rangka peringatan Hari Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia 2026.
Penyerahan itu berlangsung pada kegiatan workshop dan layanan KI yang digelar di Manokwari City Mall, Minggu (26/4/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan layanan perlindungan kekayaan intelektual kepada masyarakat, akademisi, dan pelaku kreatif di Papua Barat.
Dyah mengaku bersyukur dapat mendaftarkan karya intelektualnya berupa modul berjudul Botanical Printing on Natural Fabric melalui layanan pendampingan Kanwil Kemenkum Papua Barat.
Ia mengapresiasi pelayanan cepat yang diberikan petugas karena proses pencatatan hak cipta dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar satu jam. “Saya sangat terbantu. Prosesnya cepat, jelas, dan sangat memudahkan masyarakat untuk melindungi karya,” ujarnya.
Kepala Kanwil Kemenkum Papua Barat, Sahata Marlen Situngkir, berharap momentum Hari KI Sedunia dapat mendorong kesadaran masyarakat, khususnya kalangan perguruan tinggi dan pelaku kreatif, untuk melindungi karya intelektual mereka secara hukum.
Menurutnya, pencatatan hak cipta tidak hanya memberikan perlindungan hukum, tetapi juga mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan inovasi daerah.
“Kami berharap semakin banyak perguruan tinggi dan masyarakat kreatif yang mendaftarkan karya ciptaannya,” kata Marlen.
Penyerahan surat pencatatan ciptaan dilakukan langsung oleh Marlen didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Muhayan, serta Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Achmad Djunaidi.
Kegiatan yang berlangsung di pusat perbelanjaan tersebut juga diisi dengan pameran dan pendampingan pendaftaran KI bagi masyarakat umum.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses layanan kekayaan intelektual sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Hal dinilai penting guna melindungi karya cipta di tengah pertumbuhan ekonomi kreatif yang semakin pesat di wilayah Papua Barat. (jw/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan