Saumlaki – Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang diberi status miskin ekstrim oleh pemerintah pusat membutuhkan kepemimpinan yang bisa memberikan solusi atas keterpurukan yang terjadi.
Pilkada 27 November tahun ini tentu menjadi penentu apakah penderitaan yang dialami masyarakat karena miskin ekstrim akan segera berakhir atau malah bertambah karena tentu Pilkada kali ini diharapkan menjadi babak baru memulihkan kondisi yang terpuruk, dan tidak menjadi kesempatan melahirkan pemimpin yang hanya mengambil keuntungan untuk diri sendiri, kelompok dan keluarganya, bahkan menjadi lumbung korupsi koorporasi.
Seorang warga berinisial BR yang tak mau namanya dipublikasikan ini ngotot kalau figur kedepan harus menguasai ‘link’ di pusat agar solusi mengatasi kemiskinan ekstrim bisa terjawab.
“Kalau Bupati kedepan tidak punya ‘link’ yang kuat di pusat, jangan pernah berharap kabupaten ini bisa keluar dari kemiskinan ekstrim, dan kesejahteraan yang menjadi harapan masyarakat akan menjadi retorika belaka,” tuturnya di salah satu rumah kopi di kawasan pasar Olilit Saumlaki
Ditanya soal siapakah figur yang memiliki kemampuan tersebut, BR lantang menjawab hanya Dharma Oratmangun. “Diantara banyak calon yang maju, hanya Dharma Oratmangun figur yang punya link di pusat, silakan cek, dan ikuti rekam jejak semua calon yang mau tampil di Pilkada nanti, hanya Dharma Oratmangun”, sambungnya dengan suara lantang yang menekankan perlu adanya komitmen rakyat untuk menentukan pilihannya ke Dharma Oratmangun sebagai solusi mengatasi kemiskinan ekstrim di Kepulauan Tanimbar.
Untuk diketahui, Pilkada 27 November mendatang sudah diawali dengan tahapan pendaftaran bakal calon Bupati/Wakil Bupati di partai politik. Bahkan sampai saat ini beberapa partai politik telah menutup masa pendaftaran.
Dharma Oratmangun telah mendaftar pada PDI Perjuangan, partai Gerindra, serta partai NasDem yang memiliki akumulasi perolehan 3 kursi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, selain telah berproses sejak tahun lalu di partai Golkar yang juga memiliki 3 kursi.
Sebagai kader tulen partai Golkar yang ditugaskan dalam kapasitas sebagai Dewan Pakar serta Wakil Ketua Umum KOSGORO 1957 yang merupakan organisasi pendiri Golkar, Dharma Oratmangun kerap terlihat sibukĀ mengkonsolidasikan pemenangan pemilu serta pilpres, bahkan berkampanye di Saumlaki dalam masa kampanye yang dijadwalkan KPU setempat. (rls/bn)















Tinggalkan Balasan