Manokwari – Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Papua Barat, Ali Baham Temongmere resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-10 tingkat provinsi di Kabupaten Manokwari, Senin (1/7/2024) malam.
Ajang MTQ itu dibuka Pj Gubernur Ali Baham Temongmere bersama Bupati Manokwari dan lima kepala daerah serta Forkopimda di Papua Barat dengan manabuh beduk
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Ali Baham Temongmere mengatakan, momen MTQ ini selain meningkatkan ketakwaan dan keimanan umat, juga sebagai sarana mempererat dan memperkokoh toleransi, persatuan, dan kesatuan bangsa.
“Momen MTQ ini untuk meningkatkan ketakwaan dan mempererat silaturahmi, persatuan dan kesatuan di Papua Barat serta dapat memperbaiki hubungan sesama manusia dan alam,” ujar Pj Gubernur Ali Baham.
Pj Gubernur Ali Baham berpesan kepada dewan hakim dapat memberikan penilaian yang objektif, jujur dan menegakkan integritas hakim.
Kakanwil Kemenag Papua Barat, Luksen Jems Mayor mengatakan, ajang MTQ ini sebagai inspirasi merajut harmoni keberagaman dan kebersaman tali persaudaraan keagamaan di daerah ini.
Bupati Manokwari, Hermus Indou dalam sambutannya mengatakan, kehadiran peserta MTQ tingkat provinsi ini diharapkan menjadi berkah bagi masyarakat di Kabupaten Manokwari, yang dapat meningkatkan UMKM di daerah ini.
Dikatakan Hermus, momen MTQ ini sebagai sarana slitarahim umat muslim antar kabupaten se Papua Barat, serta sebagai sarana pendidikan untuk membangun wawasan dan kualitas iman kepada Tuhan.
“Marilah kita jadikan MTQ ini sebagai sarana kompetisi untuk membangun kualitas kita untuk menghadapi ajang nasional hingga internasional,” tutur Bupati Hermus.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Papua Barat Musa Kamudi mengatakan MTQ ke-10 tingkat provinsi setempat diselenggarakan pada 1-4 Juli 2024 dengan diikuti 215 peserta berasal dari enam kafilah, yaitu Manokwari, Manokwari Selatan, Fakfak, Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.
Jumlah peserta terbanyak dari kafilah Teluk Bintuni, yakni 50 orang, sedangkan paling sedikit Manokwari Selatan dengan 16 peserta. Tuan rumah, Manokwari mengirimkan 38 peserta.
Sebanyak sembilan cabang dilombakan pada MTQ ke-10 Papua Barat, yaitu murotal Al Quran, tilawah, qiraat, hifzil, tafsir Al Quran, fahmil Al Quran, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al Quran, dan syahril Quran.
“MTQ dinilai oleh 30 anggota dewan hakim yang sebagian hakim tingkat nasional. Nantinya, peserta terbaik akan diikutsertakan pada MTQ Nasional ke-30 di Provinsi Kalimantan Timur. Semoga Papua Barat menjadi yang terbaik dalam MTQ nasional tersebut,” ujarnya. (*/pr)















Tinggalkan Balasan