Tegal – Pembangunan gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, terus menunjukkan perkembangan.
Hingga Kamis (16/1/2026), progres pembangunan dilaporkan telah mencapai sekitar 30 persen.
Warga turut bergotong royong membantu proses pembangunan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penguatan ekonomi desa.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan 80.000 koperasi desa/kelurahan di seluruh Indonesia.
Kebijakan tersebut diperkuat dengan Inpres Nomor 17 Tahun 2025, yang mengatur percepatan pembangunan fisik, mulai dari gerai, gudang, hingga perlengkapan koperasi dengan melibatkan Kementerian Koperasi dan Kementerian PUPR.
Kepala Desa Kertaharja Tati Inayah mengatakan, pembangunan KDKMP diharapkan menjadi penggerak utama perekonomian desa, sekaligus memperluas akses kebutuhan pokok dan permodalan warga.
“Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan langkah nyata untuk memajukan perekonomian warga dan mensejahterakan masyarakat Desa Kertaharja. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis koperasi ini akan memberikan manfaat besar bagi seluruh warga,” ujar Tati.
Menurut Tati, keberadaan koperasi ini dirancang untuk memperkuat kesejahteraan ekonomi warga melalui pengelolaan usaha bersama, pemberdayaan potensi desa, hingga mempersingkat rantai distribusi pangan agar harga kebutuhan pokok lebih terjangkau.
Koperasi juga diharapkan menjadi solusi keterbatasan modal, mengurangi ketergantungan pada tengkulak maupun rentenir, serta membuka lapangan kerja melalui pengembangan unit usaha di desa.
Ke depan, KDKMP Desa Kertaharja direncanakan dilengkapi dengan gerai sembako, layanan simpan pinjam, penyaluran kredit produktif, serta fasilitas pendukung kebutuhan pertanian.
Pemerintah desa juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan pendampingan jajaran TNI dari Koramil 18/Pagerbarang, Kodim 0712/Tegal, yang turut membantu pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai rencana. Dengan sinergi tersebut, koperasi diharapkan segera rampung dan menjadi sarana penguatan ekonomi desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. (rls/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:





Tinggalkan Balasan