Fakfak — Komandan Kodim 1803/Fakfak, Wahlin Rahman, S.Pd menyatakan pengembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Fakfak telah mencapai 15 titik lokasi yang tersebar di sejumlah distrik, seperti Bomberay, Tomage, wilayah kota, hingga kawasan kepulauan.

Menurut Wahlin, program tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kepala kampung bersama warga bahkan menyediakan lahan untuk pembangunan koperasi desa sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi dan ketahanan pangan.

“Seluruh masyarakat mendukung, tidak ada hambatan, hanya kendala pada ukuran lahan,” ujarnya usai menghadiri peluncuran Pangan tahun 2026 di Bulog Fakfak, Sabtu (25/4/2026).

Dandim menjelaskan, keterbatasan ukuran lahan menjadi tantangan karena harus menyesuaikan standar yang ditetapkan PT Agrinas Pangan Nusantara. Kondisi geografis Fakfak yang didominasi pegunungan dan wilayah pesisir juga memengaruhi ketersediaan lahan yang sesuai.

Meski demikian, pembangunan koperasi tetap ditargetkan rampung sebelum pidato kenegaraan Presiden pada Agustus mendatang.

Persyaratan minimal 500 jiwa per kampung juga dapat disiasati dengan penggabungan beberapa kampung agar memenuhi ketentuan.

Selain itu, TNI melalui aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Kami memastikan program pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak dan tidak diselewengkan,” kata Wahlin. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: