Fakfak – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, secara resmi meluncurkan Program Bantuan Pangan Tahun 2026 bagi keluarga penerima manfaat di 17 distrik di wilayah Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman gudang Bulog Fakfak, Sabtu (25/4/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, Sekda Solaeman Uswanas, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta Kepala Bulog Fakfak.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan, program bantuan pangan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meringankan beban ekonomi serta menjamin ketersediaan pangan yang layak.

Bupati menyebutkan, bantuan yang disalurkan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk total 13.437 keluarga penerima manfaat di seluruh distrik.

“Yang paling penting adalah bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran harus tepat sasaran, tertib, dan transparan,” ujar Samaun Dahlan.

Bupati juga menekankan pentingnya akurasi data penerima. Ia meminta agar data diperinci hingga tingkat kampung dan diumumkan secara terbuka guna mencegah kesalahan maupun potensi penyimpangan. Selain itu, ia mengingatkan agar setiap penerima diverifikasi dengan identitas yang jelas.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Bupati meminta dukungan seluruh pihak, termasuk aparat TNI-Polri, pemerintah distrik, hingga aparat kampung untuk mengawal proses penyaluran di lapangan.

“Pengawasan harus dilakukan bersama agar bantuan tidak berkurang dan benar-benar diterima secara utuh oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Fakfak, Ibrahim Wairoy, menjelaskan penyaluran bantuan pangan kali ini merupakan bagian dari program nasional yang pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak. Ia mengakui adanya keterlambatan distribusi akibat kendala penyediaan komoditas, khususnya minyak goreng, serta faktor distribusi di wilayah timur Indonesia.

“Kami memastikan seluruh komoditas telah siap disalurkan. Proses penyaluran juga didukung sistem pengawasan berbasis data, termasuk verifikasi identitas penerima dan dokumentasi di lapangan,” ujar Ibrahim.

Wairoy berharap Program Bantuan Pangan Tahun 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh distrik. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: