Kaimana — Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2021 di Kabupaten Kaimana diikuti oleh 2.264 peserta. Ujian berlangsung dengan sistem sesi serta pengawasan ketat guna menjamin kelancaran dan transparansi proses seleksi.

Kepala Bidang Pengadaan Sumber Daya Manusia BKPSDM Kabupaten Kaimana, Emanuel Fandy, S.IP., menjelaskan bahwa pada hari pertama pelaksanaan tes, seleksi dibagi ke dalam empat sesi. Setiap sesi dijadwalkan diikuti sekitar 230 peserta, sehingga secara keseluruhan terdapat sekitar 930 peserta apabila berjalan sesuai rencana.

“Empat sesi dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, masing-masing empat sesi per hari. Sementara pada hari Jumat hanya dilaksanakan dua sesi, menyesuaikan dengan waktu,” ujar Emanuel kepada wartawan, di Gedung Pertemuan Krooy, lokasi pelaksanaan tes, Jumat (19/12/2025).

Emanuel menambahkan, seleksi CPNS Formasi 2021 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, peserta hanya mengikuti satu kali ujian yang mencakup dua tahapan sekaligus, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“SKD dan SKB digabung dalam satu kali pelaksanaan. Setelah ujian ini, tidak ada lagi tes lanjutan,” kata Emanuel.

Adapun durasi ujian, lanjut Emanuel, berkisar antara satu setengah hingga dua jam per sesi, tergantung pada jenjang pendidikan peserta. Peserta lulusan SMA memiliki waktu ujian yang berbeda dengan peserta lulusan perguruan tinggi.

Ia juga mengimbau seluruh peserta agar mencermati jadwal ujian secara saksama, khususnya terkait waktu registrasi. Menurut Emanuel, waktu registrasi tidak tercantum dalam kartu ujian sehingga peserta diwajibkan hadir lebih awal.

“Kami mengharapkan peserta sudah berada di lokasi paling lambat 90 menit sebelum ujian dimulai. Informasi ini telah kami sampaikan melalui pengumuman resmi dan media sosial, termasuk WhatsApp,” ujarnya.

Pelaksanaan tes CPNS di Kabupaten Kaimana dilakukan secara daring dan terbuka. Masyarakat dapat memantau jalannya ujian melalui siaran langsung yang disediakan panitia sebagai bentuk transparansi proses seleksi.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan tertib dan memperoleh hasil terbaik,” tutur Emanuel. (windes/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: